Burung Emprit

Burung emprit dikenal sebagai burung hama bagi para petani, jenis burung emprit sendiri sangat lah banyak di Indonesia. Seperti burung emprit kaji, burung emprit gantil, bahkan burung emprit gacor juga ada.

Burung ini dikenal sebagai burung hama karena sering merusak tanaman petani di sawah. Namun di balik itu, ternyata burung emprit merupakan burung yang menjadi primadona baru di kalangan para breeder burung.

Mengapa demikian?

Hal ini karena burung emprit sangat terkenal di eropa, bahkan untuk harganya bisa mencapai jutaan rupiah.

Burung emprit juga banyak memiliki nama, seperti finch, bondol, peking, dan masih banyak lagi.

Berikut ini adalah berbagai macam jenis burung emprit atau burung finch yang indah dan cantik, yuk simak terus.

Suara Burung Pipit / Emprit

Jenis Burung Emprit Indonesia

Pipit atau emprit ini memiliki nama keren yaitu finch, di Indonesia sendiri terdapat banyak sekali spesies emprit.

Indonesia memiliki sekitar 25 jenis spesies burung finch yang menyebar di seluruh wilayah Nusantara.

Burung Emprit atau finch ini adalah jenis burung pemakan biji-bijian, yang berasal dari famili Estrildidae.

Dimana famili tersebut terbagi menjadi 30 genus yang menyebar di selurh penjuru dunia, diantaranya seperti genus lochura dan Erythrura.

Dan terdapat beberapa spesies yang burung finch yang layak untuk di ternak atau di budidayakan.

Serta jika melihat dari keadaan pasar saat ini, burung emprit ternyata memiliki harga yang cukup tinggi di Eropa.

Keuntungan beternak burung ini adalah mudah dalam proses perkembangbiakan, karena burung sudah tidak perlu beradaptasi terhadap lingkungan dan suhu sekitar, ditambah biaya yang cukup minim, serta tempat atau kandang yang tidak terlalu luas.

Berikut ini adalah beberapa jenis burung finch yang ada di Indonesia, yuk cari tahu jenis-jenisnya.

1. Bondol Hijau Binglis

burung emprit

Jenis ini memiliki dua sub spesies dan memiliki nama latin Pin-tailed Parrot-Finch Eruthura prasina, dimana wilayah penyebarannya meliputi Thailand, Laos, Semenanjung Malaysia, dan Sunda Besar.

2. Bondol Perut Putih

burung emprit

Terdiri dari 6 sub spesies yang menyebar di wilayah Filipina, Semenanjung Malaysia, dan Sunda besar, jenis ini memiliki nama latin White-bellied Munia Lonchura leucogastra.

3. Bondol Topi Putih

burung emprit

Nama latin burung finch ini adalah Grey-crowned Munia Lonchura nevermanni, yang memiliki wilayah persebaran meliputi Pulau Paua di daerah Trans-Fly.

4. Bondol Taruk

burung emprit

Emprit jenis ini adalah jenis emprit yang familiar dan sering di jumpai, memiliki nama latin Black-faced Munia Lonchura molucca, dimana wilayah penyebarannya meliputi Sulawesi, Nusa Tenggara, Jawa, dan Bali.

5. Bondol Kepala Pucat

burung emprit

Pale-Headed Munia Lonchura pallida adalah nama latin dari emprit kepala pucat yang merupakan endemik sub kawasan Sulawesi dan Nusa Tenggara.

Untuk wilayah penyebarannya meliputi wilayah Sulawesi, Tanahjampea, Lombok, Sumbawa, Flores, Sumba, Sawu, dan Romang.

6. Bondol Kalimantan

bondol kalimantan

Memiliki nama latin Dusky Munia Lonchura fuscans, dimana wilayah penyebarannya meliputi Pulau kalimantan saja.

Karena burung ini hanya diketahui hidup di wilayah pulau kalimantan dan pulau-pulau kecil di sekitarnya.

7. Bondol Cokelat

bondol cokelat

Bondol cokelat memiliki daerah penyebaran meliputi wilayah Bangladesh, Nepal, India, Burma, Cina, Taiwan, Thailand, Kamboja, Laos, Semenanjung Malaya, Indonesia, Vietnam, dan Filipina.

Di Indonesia, bondol cokelat dapat ditemukan di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan sekitarnya, Halmahera, dan Ambon.

Nama latin dari burung bondol cokelat adalah Chestnut Munia Lonchura Aricapilla.

8. Bondol Paruh Besar

burung emprit

Jenis emprit ini memiliki nama latin Greet Billed Mannikin Lonchura grandis, yang terdiri dari 4 sub-spesies dengan wilayah penyebaran meliputi pulau papua dari bagian utara hingga tenggara.

9. Bondol Oto Hitam

burung emprit

Jenis ini adalah jenis emprit endemik jawa dan bali, yang mana memiliki nama latin White-capped Munia Lonchura ferruginoso.

10. Bondol Pancawarna

burung emprit

Jenis emprit yang memiliki nama latin Five Coloured Munia Lonchura quinticolor ini adalah burung emprit endemik Lombok, Sumbawa, Flores, Alor, Sumba, Roti, Timor, Babar, Kep. Tanimbar, dan Sermata.

11. Bondol Jayawijaya

bondol jayawijaya

Emprit ini hanya di ketahui hidup di wilayah pegunungan jayawijaya, dibarat Ngarai Baliem, wilayah Pulau Papua.

Nama latin dari burung emprit ini adalah Snow Mountain Munia Lonchura montana.

12. Burung Emprit Hitam

bondol hitam

Jenis emprit ini memiliki nama latin Black Munia Lonchura stygia, yang memiliki wilayah penyebaran meliputi Pulau papua saja.

Burung ini hanya diketahui hidup di sekitar dataran rendah Trans-Fly, yaitu di sekitar wilayah Pulau Papua bagian selatan.

13. Bondol Tunggir Putih

bondol tunggir putih

Mempunyai nama latin White rumped Munia Lonchura striata, yang mana terdiri dari 6 sub spesies, dengan wilayah penyebaran meliputi India, Cina Selatan, Asia Tenggara, Semenanjung Malaysia, dan Sumatera.

14. Burung Emprit Hijau Triwarna

burung emprit hijau

Emprit ini memiliki nama latin Tricoloured Parrot finch Erythrura tricolor, dimana memiliki wilayah penyebaran meliputi Timor, Wetar, Babar, Romang, Damar, Dan Kepulauan Tanimbar.

Dan jenis emprit ini adalah jenis emprit endemik Nusa Tenggara Timur.

15. Emprit Hijau Muka Biru

Bondol muka biru

Memiliki sekitar 10 sub spesies yang mempunyai wilayah penyebaran meliputi Pulau Papua, dan Pulau Sekitarnya seperti Tagula, Manam, dan Karkar.

Selain itu burung ini juga sering di jumpai di daerah Sulawesi, Maluku, hingga Mikronesia, Kepulauan Solomon, Kepulauan Bismarck, dan Australia.

Emprit hijau muka biru ini memiliki nama latin Blue Faced Parrot Finch Erythrura Trichroa.

16. Emprit Hijau Papua

burung emprit hijau papua

Hanya dapat ditemukan diwilayah Pulau Papua, dengan nama latin Papuan Parrot-finch (Large-billed Parrot finch) Erythrura papuana.

17. Emprit Dada Cokelat

burung emprit dada coklat

Jenis emprit yang memiliki 5 sub spesies dengan wilayah penyebaran meliputi, Pulau Papua, hingga Hall Sound, selain itu burung ini juga terdapat di wilayah kepulauan D’Entrecasteaux dan Australia.

Bondol dada cokelat ini memiliki nama latin Chestnut-breasted castaneothorax.

18. Emprit Hijau Dada Merah

burung emprit hijau dada merah

Jenis emprit yang memiliki 5 sub spesies ini mempunyai nama latin Tawny breasted Parrot-finch Erythrura hyperythra.

Memiliki wilayah penyebaran meliputi Semenanjung Malaysia, Filipina, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, dan Nusa Tenggara.

19. Emprit Buba

bondol buba

Jenis emprit ini memiliki wilayah penyebaran di Pulau Papua bagian utara, Pulau Newa Britain, dan Papua Nugini.

Emprit Buba memiliki 3 sub spesies, dan mempunyai nama latin Hooded Munia Lonchura spectabilis.

20. Emprit Coreng

bondol coreng

Jenis Emprit ini memiliki nama latin Streak-headed Munia Lonchura tristissima, dimana terdiri dari 4 sub spesies, yang mempunyai wilayah penyebaran meliputi Pulau Karkar dan Pulau Papua, kecuali di sebelah selatan Sungai Noord hingga Sungai Aroa.

21. Burung Emprit Arfak

bondol arfak

Burung emprit yang merupakan endemik di daerah kepala burung yaitu danau Anggi, di sekitar pengunungan Arfak dan Tamrau, Pulau Papua.

Emprit Arfak memiliki nama latin Grey-banded Munia Lonchura vana.

22. Burung Emprit Tutul

bondol tutul

Emprit tutul atau White Spotted Munia Lonchura leucosticta adalah jenis burung emprit yang memiliki wilayah penyebaran meliputi Pulau Papua di bagina barat daya, dari Sungai Noord hingga Sungai Fly.

23. Burung Emprit Kaji

burung emprit kaji

Burung Emprit Kaji atau White headed Munia Lonchura Maja adalah jenis burung emprit dengan wilayah penyebaran meliputi Sumatera, Jawa, Bali, Thailand, Semenanjung Malaysia, dan Vietnam Selatan.

24. Bondol Peking

bondol peking

Jenis emprit peking memiliki 11 jenis sub spesies yang mana emprit ini memiliki nama latin Scaly breasted Munia Lonchura punctulata.

Wilayah penyebaran emprit peking meliputi India, Cina, Asia Tenggara, Semenanjung Malaya, Sunda Besar, Nusa Tenggara, Sulawesi, dan Filipina.

25. Bondol Jawa

burung emprit jawa

Meskipun memiliki nama Bondol jawa, jenis emprit ini memiliki wilayah penyebaran meliputi Jawa, Sumatera, Bali, dan Lombok.

Nama latin dari bondol jawa adalah Javan Munia Lonchura leucogastroides.

Burung bondol jawa ini juga banyak diminati di wilayah Singapura dan Semenanjung Malaysia.

Jenis Burung Emprit Populer

Diantara banyaknya jenis burung emprit, terdapat beberapa jenis emprit populer yang banyak diminati.

Berikut ini adalah jenis burung emprit atau finch yang populer dan mendunia.

1. Zebra Finch

zebra finch

Burung Zebra finch adalah burung yang mudah di jumpai di daerah pulau timor termasuk wilayah indonesia, timor leste hingga australia.

Burung ini memiliki ciri khas yaitu warna yang seperti zebra yaitu motif garis di bagian dadanya, warna paruh merah, dan kaki berwarna orange.

Burung Zebra finch sendiri saat ini banyak menjadi incaran para kicau mania karena memiliki ragam motif yang cantik.

Hal ini di sebabkan karena burung ini mengalami cross breeding sehingga menghasilkan banyak warna.

Untuk warna warna nya antara lain Zebra finch dada hitam, florida fancy zebra finch, dan masih banyak lagi.

2. Owl Finch

owl finch

Owl finch adalah burung finch yang masuk kategori burung terkecil di dunia. Burung ini dapat di temukan di australia.

Owl finch sendiri sangat di minati untuk di ternakkan dan di jual belikan, karena harga nya fantastis.

Ini di sebabkan burung owl finch merupakan salah satu jenis burung cantik di dunia.

Ciri ciri dari owl finch sendiri sangat unik yaitu dada yang berwarna putih di tambah dengan garis hitam yang melintang di dadanya, ekor burung ini berwarna hitam.

Pada bagian tubuh burung owl finch ini berwarna coklat dan sayap berwarna hitam di tambah dengan bintik-bintik putih.

3. Green Backed-twin Spot Finch

Green Backed-twin Spot Finch

Burung ini berasal dari afrika, burung backed twin spot menyukai tempat hutan tropis, yang memiliki banyak biji – bijian. karena burung ini menyukai sekali milet.

Ciri dari burung ini adalah pada bagian atas nya berwarna hijau gelap. kemudian pada bagian dada berwarna merah dan dibagian perut memiliki warna hitam dengan bintik – bintik putih.

4. Fire Finch

Fire Finch

Burung Fire finch adalah jenis burung yang berasal dari afrika. Burung ini adalah burung yang ramah terhadap jenis burung lain.

Sehingga para kicau mania sangat menyukai burung ini dan biasanya di ternakan bersama di kandang aviary dengan burung jenis lainnya.

Burung ini memiliki ciri khas yaitu warna merah yang menyala terang bagaikan api.

Meskipun burung ini ramah dengan burung lainnya, namun burung ini sangat agresif dan lincah, sehingga alangkah baiknya tempatkan di kandang yang besar atau kandang ternak.

Penyebaran burung ini antara lain di savana, semak belukar, kawasan sahara afrika. Sehingga jika ingin memeliharanya harus import.

Namun saat ini di indonesia sudah banyak yang menangkarkan burung ini.

5. Emprit Jepang

emprit jepang

Emprit Jepang adalah burung memiliki pesona pada suaranya. Tidak hanya suara burung ini juga memiliki warna bulu yang bagus.

Emje atau emprit jepang adalah jenis burung yang mudah diternakan. tidak heran banyak para penghobi burung yang menyukai dan menternakan burung emje ini.

Ciri dari burung ini adalah tubuhnya yang mungil, lincah dan memiliki perpaduan warna coklat, putih dan kuning.

Harga burung emje sendiri untuk perpasangnya bisa mencapai 500 ribu rupiah. Jika kualitas nya sangat bagus bisa menjadi sangat mahal.

6. Gould Amadine Finch

Gould Amadine Finch

Gould amadin adalah salah satu jenis burung finch tercantik di dunia. Para kicau mania sangat tertarik memelihara burung jenis ini, tidak hanya di pelihara bahkan saat ini di ternakkan.

Mengapa ?

Karena burung ini memiliki daya tarik yang luar biasa. Ciri burung ini adalah warna yang di miliki sangat banyak atau warna warni bagaikan pelangi.

Jadi tidak salah jika para kicau mania menyukai burung ini. Burung ini di temukan pertama kali di australia utara.

Harga burung finch ini perpasangnya bisa mencapai jutaan rupiah. waow selali kan.

7. Burung Emprit Kaji

burung emprit kaji

Emprit Kaji atau biasa di sebut dengan peking adalah jenis burung emprit lokal, Dalam bahasa inggris burung ini di sebut dengan White Headed Munia.

Saat ini keberadaan burung emprit kaji sangat susah di temui di daerah jawa, tidak seperti dahulu yang begitu banyak, terbang dari pohon ke pohon, burung emprit kaji saat ini sangat jarang untuk di jumpai.

Kenapa di beri nama Emprit Kaji ?

Hal ini karena pada bagian kepalanya yang seperti menggunakan Peci yaitu berwarna putih, serupa dengan orang yang baru pulang menunaikan ibadah haji.

Dalam bahasa latin sendiri burung ini bernama Lonchura maja.

Dengan daerah menyebaran meliputi Bali, jawa, sumatra, semenanjung malaya, dan bagian indonesia lainnya.

Pada Waktu muda burung ini memiliki warna coklat pada bagian atasnya saja, sedangkan bawahnya berwarna kuning tua.

Kaki burung emprit kaji berwarna biru pucat, iris mata nya coklat tua, dan memiliki paruh abu-abu.

8. Burung Emprit Jawa

burung emprit jawa

Emprit Jawa atau di kenal dengan bahasa latin sebagai Lonchura Leucogastroides adalah salah satu burung yang bisa di temui di pulau jawa.

Untuk jenis burung ini masih sering dijumpai, kadang waktu sore mereka berkoloni untuk kembali ke rumah masing – masing di pepohonan.

Berbeda dengan emprit kaji yang keberadaannya semakin jarang di temui.

Ciri dari Emprit jawa adalah bagian perut bawah berwarna putih, pada bagian kelopak mata berwarna hitam, dan sisanya berwarna coklat.

Burung ini memiliki paruh berwarna abu-abu.

Cara Budidaya Burung Emprit

cara ternak burung emprit

Saat ini banyak orang Eropa yang meminta untuk di ekspor burung finch atau emprit.

Bahkan setiap 3 bulan ada sekitar 10.000 burung finch yang dapat di ekspor ke Eropa.

Yang mereka minta adalah jenis burung finch hasil penangkaran, bukan hasil tangkapan liar.

Hal ini agar burung memiliki identitas dan izin yang lengkap, sehingga pemeliharaan menjadi lebih mudah.

Di Indonesia, burung emprit ini dianggap sebagai hama, padahal harga burung emprit kaji di pasaran eropa dapat mencapai sekitar Rp 2,5 juta per ekornya.

Berbanding jauh dengan harga di Indonesia bukan? Dimana harga pasarannya sekitar Rp 10.000,- per 3 ekor.

Maka dari itu banyak orang Indonesia yang mulai melakukan budidaya burung finch ini untuk dapat diekspor ke Eropa.

Jika kamu ingin tahu seputar cara ternak burung finch, berikut ulasan lengkapnya.

1. Memilih Indukan Jantan & Betina Berkualitas

Tidak jauh berbeda dengan cara berternak burung parkit, hal yang perlu kamu siapkan pertama kali adalah menyiapkan indukan emprit.

Dimana indukan tersebut harus sehat, lincah, tidak cacat, dan tentunya berkualitas unggulan.

Tidak hanya sampai disitu, kamu juga harus bisa membedakan antara burung indukan jantan dan burung indukan betina.

Sehingga dapat memudahkan kamu dalam proses pembudidayaan burung finch atau emprit ini.

Untuk ciri-ciri emprit jantan adalah sebagai berikut:

  • Paruh emprit jantan memiliki warna yang lebih dominan ditam
  • Warna emprit jantan lebih terlihat gelap pada bagian sayap dan warna tubuhnya kemerahan.

Untuk ciri- ciri emprit betina adalah sebagai berikut:

  • Memiliki warna motif berbentuk kalung di lehernya, dan warna paruh yang lebih terang yaitu warna putih.
  • Pada tubuh bagian bawah berwarna abu-abu, dan sayapnya berwarna kecoklatan.

2. Mempersiapkan Kandang Budidaya

kandang burung finch

Untuk jenis kandang yang banyak digunakan peternak dalam beternak burung emprit adalah jenis kandang solitaire atau sangkar menggantung.

Karena mengingat ukuran burung ini yang terbilang cukup kecil.

Model sangkar menggantung juga salah satu model sangkar yang terbilang praktis, dan mudah digunakan.

Usia yang baik untuk memulai ternak burung emprit adalah ketika burung sudah berusia 7 bulan, maka burung sudah dapat untuk dijadikan indukan.

Jika sangkar burung yang digunakan cukup luas, maka kamu dapat menambahkan jenis burung emprit lainnya dalam satu kandang.

Dan yang terpenting adalah melakukan perawatan dengan baik dan benar.

Dimana kamu harus mempersiapkan semua kebutuhan burung didalam sangkar.

Seperti tempat makanan, tempat minuman, dan sarang untuk tempat burung bertelur.

3. Makanan Burung Finch

Dalam pemberian pakan, kamu juga harus memberikan pakan yang berkualitas.

Sehingga telur burung yang dihasilkan menjadi berkualitas dan unggulan.

Untuk jenis makanan yang disarankan adalah seperti kulit telur yang dihancurkan halus, grit, dan tulang yang di remuk sangat halus.

Pakan tambahan yang memiliki gizi baik serta sumber vitamin juga harus ada.

Kamu dapat memberikan pakan seperti buah, dan sayuran segar.

Atau jika kamu ingin memberikan serangga, maka ulat hongkong adalah pilihan yang tepat untuk pakan extra fooding bagi burung finch atau emprit ini.

4. Perawatan Burung Emprit

Meskipun bertubuh kecil, namun ternyata daya tahan burung finch sangat bagus dan tangguh, serta dapat dikembangbiakkan secara mudah.

Tidak perlu perawatan khusus seperti yang dilakukan dalam cara merawat burung kicau lain pada umumnya, beberapa perawatan burung finch terbilang lebih simpel.

Berikut adalah cara merawat burung emprit:

  • Memandikan burung: Semua jenis burung membutuhkan yang namanya pemandian, dimana perawatan ini baik untuk menjaga kesehatan dan menjauhkan timbulnya stress pada burung emprit atau finch ini.
  • Mengangin-anginkan: Salah satu perawatan harian pada burung adalah melakukan proses penganginan, sehingga burung tidak merasa panas.
  • Penjemuran: Tidak hanya dimandikan dan di anginkan, burung juga butuh penjemuran, biasanya penjemuran dilakukan selama 1 – 2 jam pada pagi hari.
  • Jaga kebersihan Kandang: Selalu cek dan perhatikan kebersihan kandang, mulai dari tempat makan, tempat minum dan tenggeran. Sehingga sanitasi terjaga, dan burung emprit tidak mengalami masalah kesehatan yang berbahaya.
  • Memberikan air minum: Selain kandang bersih, air minum juga harus di cek, selalu gunakan air bersih dan ganti sisa makanan yang tidak dimakan oleh burung emprit.

5. Proses Penjodohan Burung Emprit

Ini adalah salah satu proses penting dalam menentukan berhasil tidaknya melakukan budidaya.

Meskipun proses penjodohan bukanlah proses yang terjadi secara instan, namun ini perlu diperhatikan.

Berikut cara menjodohkan burung emprit agar berhasil:

  • Pertama, biarkan kedua indukan emprit untuk saling berkenalan terlebih dahulu dengan cara membiarkan meraka saling melihat melalui kandang yang terpisah, namun tetap berdekatan.
  • Perhatikan tingkah laku burung, jika burung tertarik maka burung jantan akan mulai berkicau, dan terlihat seperti memanggil burung betina.
  • Ketika burung betina tertarik, maka burung betina akan berubah menjadi lebih agresif, dimana burung biasanya akan berterbangan kesana kemari didalam sangkarnya.
  • Jika sudah nampak tanda-tanda burung tertarik, silahkan satukan burung di kandang penangkaran.
  • Jangan lupa pula untuk melengkapi kandang penangkaran dengan sarang untuk burung emprit bertelur.

6. Proses Bertelur Burung Finch

emprit jepang

Setelah burung melakukan proses perkembangbiakan, maka burung akan menghasilkan telur.

Setidaknya burung emprit dapat menghasilkan sekitar 4 hingga 8 butir telur yang berkualitas.

Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kualitas telur burung emprit, seperti kesehatan indukan, dan kualitas makanan yang diberikan.

Maka dari itu disarankan, ketika melakukan budidaya burung finch untuk memberikan pakan yang berkualitas.

Indukan betina yang berhasil dalam proses penjodohan membutuhkan waktu kurang lebih 14 hari agar dapat menghasilkan telur.

Yang nantinya telur akan dierami dan menghasilkan anakan burung finch.

Dan ketika anakan burung lahir, maka indukan betina akan melolohnya, sehingga pemberian pakan harus ditingkatkan.

Untuk memisahkan anakan dengan indukannya dapat dilakukan ketika usia anakan sudah berusia setidaknya 21 hari.

Tidak lupa pula untuk memberikan pakan dengan protein tinggi yang dapat menunjang pertumbuhan dan perkembangan anakan emprit.

Anakan emprit sudah dapat meninggalkan sarang mereka ketika menginjak usia 19 hari.

Dan burung emprit dapat dikategorikan sebagai burung dewasa ketika sudah melewati masa mabung yang pertama, yaitu ketika burung menginjak usia sekitar 60 hari.

Maka dari itu ketika burung dalam proses mabung pertama, suplemen khusus sangat diperlukan, agar anakan yang dihasilkan menjadi berkualitas.

Ektra Fooding Burung Emprit

Extra fooding untuk finch

Burung emprit sangat suka akan biiji-bijian, tumbuhan dan sayuran, maka agar burung tidak jenuh dan merasa bosan, kamu bisa membuat variasi makanan yaitu dengan memberikannnya ektra fooding campuran.

Apa saja kah extra fooding untuk burung emprit? Berikut adalah jenis makanan tambahan yang baik untuk emprit:

1. Jagung
2. Timun
3. Sawi Hijau Segar
4. Bunga Brokoli

Cincang lah bahan tersebut menjadi kecil kecil dan masukkan kedalam wadah menjadi 4 bagian, jangan di campur, sehingga burung finch akan memilih mana yang lebih ia sukai.

Itulah sedikit pembahasan tentang si burung hama yaitu burung emprit. yang saat ini mendunia, dan malah menjadi primadona bagi para kicau mania.

Di karenakan warna, suara serta harga yang melambung tinggi, yang mana tidak kalah dengan jenis burung lainnya.

Sudah mengenal burung emprit? Yuk cari tahu seputar burung jalak suren, si burung pintar.

Semoga bermanfaat.


About Naufal Rasyada

Pekerja dan Pelajar yang suka dan tertarik seputar hal-hal teknologi, selain itu saya juga suka hal-hal tentang hewan. Hewan yang saya pelihara antara lain seperti burung lovebird, ikan cupang, dan kucing.

Tinggalkan komentar