Cara Memilih Hewan Qurban 

Setelah idhul fitri masyarakat muslim akan merayakan menyembelih hewan qurban, atau lebih di kenal sebagai hari raya idul adha, berikut adalah tips dan cara memilih hewan qurban yang baik dan benar.

Karena pemilihan hewan kurban yang baik dan sehat juga merupakan salah satu cara untuk mendapatkan ibadah kurban yang sempurna.

Bagaimana cara memilih hewan qurban yang baik dan sesuai dengan syariat islam?

Hewan yang dapat di kurbankan adalah hewan ternak seperti; Kambing, Domba, Kerbau, Sapi, atau Unta.

Lalu apa saja cara mengatahui ciri hewan qurban yang sehat, sehingga tidak salah dalam memilih?

Cara Memilih Hewan Qurban Yang Sehat

Bagaimana sih cara memilih hewan qurban, agar terhindar dari kesalahan, dan tepat untuk dijadikan sebagi qurban?

Berikut ini adalah cara memilih hewan qurban yang baik.

1. Lihat kondisi bulu

Bulu hewan ini salah satu cara untuk melihat apakah kondisi hewan tersebut sehat atau tidak.

Menurut perwakilan dari PDHI (Persatuan Dokter Hewan Indonesia) jawa barat mengatakan bahwa hewan kurban yang sehat adalah hewan yang memiliki bulu yang bersih.

“Satu, Bulu hewan kurban bersih, Maksudnya adalah kondisi bulu pada hewan ini mengkilap, karena apabila hewan sedang tidak sehat maka bulunya akan berdiri seperti sedang merinding. Maka cek kembali apakah bulu hewan kurban tersebut mengkilap, sempurna atau tidak.

Adapun ciri hewan yang sehat memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  • Bagian cuping hidung yang basah atau lembab tapi bukan karena flu
  • Detak jantung dan pernafasan yang normal
  • Lubang kumlah (Anus, Mulut atau Vulva, Hidung) Bersih dan berwarna merah muda.

2. Usia

Hewan qurban yang baik ialah yang usianya sudah Musinnah atau dewasa, Untuk usia kambing sebaiknya yang sudah berusia 1 tahun.

Sedangkan untuk domba bisa yang sudah 6 bulan (Domba Jadza’ah) atau dikenal sebagai Kambing gembel.

Lalu pada sapi sebaiknya pilih yang sudah berusia 2tahun, sama halnya dengan sapi kerbau pun sebaiknya yang sudah berusia 2 tahun.

Sedangkan untuk Unta pilihlah yang usianya 5 tahun.

Cara mengetahuinya bisa langsung di tanyakan kepada si penjual/pemilih hewan kurban tersebut. Atau dengan melakukan metode cek gigi hewan.

Apabila hewan memiliki gigi susu yang telah tanggal (dua gigi susu di bagian depan) maka hewan tersebut  sudah berusia dewasa.

Yang membedakan gigi susu dengan gigi dewasa adalah ukuran gigi tersebut.

Dimana gigi susu tersebut memiliki bentuk yang kecil dan juga runcing.

Sedangkan gigi tetap berukuran lebih besar dan juga rata.

3. Memiliki Nafsu Makan yang Bagus

Kesehatan hewan kurban selain dari kondisi bulu bisa juga di cek dengan melihat nafsu makan hewan tersebut.

Calon hewan kurban yang baik memiliki nafsu makan yang baik, energik, mata bersinar.

Jika ingin lebih pasti maka tanyakan langsung Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) nya. Sehingga bisa menjadi acuan hewan tersebut berkondisi sehat.

4. Tidak Mempunyai Cacat

Selain nafsu makan yang baik cek juga hewan tersebut memiliki cacat atau tidak.

Kenapa demikian?

Karena kecacatan pada hewan kurban ini bisa menyebabkan ibadah kurban menjadi makruh dan bahkan menjadi tidak sah.

Cacat hewan ini di bagi menjadi 3 golongan

A. Golongan 1

Cacat yang menyebabkan kurban menjadi tidak sah ada 4 :

1. Mata hewan buta sebelah dan jelas sekali kebutaannya
2. Hewan terlihat jelas sedang sakit
3. Kaki Hewan kurban mengalami pincang
4. Hewan berusia sangat tua dan tidak memiliki sum sum tulang

B. Golongan 2

Cacat yang menyebabkan kurban menjadi makruh ada 2 :

1. Terdapat sebagian atau seluruhnya organ tubuh seperti telinga yang terpotong
2. Tanduk pada hewan mengalami kepatahan atau pecah

C. Golongan 3

Cacat yang tidak mempengaruhi pada hewan kurban ( masih tetap boleh dijadikan sebagai hewan kurban ) namun kurang sempurna.

Seperti misalnya tidak bergigi (ompong), tidak memiliki ekor, bunting, atau tidak memiliki hidung.

5. Perhatikan Setiap Organ Tubuh Pada Hewan Kurban

Hewan yang memiliki kesehatan baik akan terlihat dari kelopak mata yang berwarna merah muda pada bagian dalamnya.

Selain itu yang terpenting adalah bagaimana proporsi tubuh yang standar, untuk sapi dan kerbau tulang punggunnya relatif rata, dan memiliki tanduk yang seimbang, serta kaki yang simetris dan postur tubuh yang ideal.

Bagaimana kah tubuh yang ideal itu?

Tubuh ideal pada hewan kurban adalah kombinasi perut, kaki depan dan belakang, kepala serta leher terlihat seimbang.

Cek juga bagian kulit hewan jika terdapat koreng maka hewan tersebut mengidap penyakit kulit sceabie yang disebabkan oleh serangga atau tungau biasanya.

Serta kutu-kutu kecil. Yang terakhir adalah bagian Anus, jika anus kotor maka menandakan bahwa hewan tersebut mengalami diare.

6. Pilih Tempat Pembelian Hewan Yang Terpercaya

Agar tidak mengalami penipuan dalam membeli hewan kurban sebaiknya memilih tempat pembelian hewan kurban yang sudah terpercaya.

Jangan sembarangan memilih tempat pembelian hewan kurban, seperti di tempat pembuangan sampah atau di tempat kotor lainnnya.

Karena bisa membuat hewan terjangkit penyakit yang menyebabkan tidak layak untuk dikonsumsi.

Pilih tempat yang berada pada lingkungan yang bersih dan jauh dari polusi udara.

cara memilih hewan qurban

Tata Cara  Penyembelihan Hewan Qurban Yang Benar

1) Syarat hewan kurban, adalah hewan masih dalam keadaan hidup ketika penyembelihan, tidak dalam keadaan sudah mati atau menjadi bangkai.

2) Syarat bagi orang yang menyembelih hewan qurban :

(a) Memiliki Akal, baik laki-laki ataupun wanita sudah baligh atau belum baligh asalkan sudah tamyiz,

(b) Seorang Muslim ataupun seorang ahli kitab ( Yahudi maupun Nashrani ),

(c) Menyebut Nama Allah ketika hendak menyembelih.

Sembelihan para ahli kitab tetap halal apabila diketahui mereka menyembelih tidak menyebutkan nama selain ALLAH.

Apabila diketahui mereka menyebutkan nama selain Allah pada saat menyembelih, contohnya mereka menyembelih dengan nama Isa Al Masih, atau ‘Udzair atau Berhala, maka sembelihan tersebut menjadi tidak halal

Satria Hewan

3) Syarat untuk Alat yang digunakan :

(a) Menggunakan alat pemotong baik besi atau lainnya, usahakan yang tajam sehingga bisa untuk memotong,

(b) tidak menggunakan tulang atau kuku.

4) Adab dalam Penyembelihan Hewan Qurban :

(a) Berbuat baik dan lembut pada hewan kurban,

(b) Membaringkan hewan disisi sebelah kiri, Memegang pisau menggunakan tangan kanan dan menahan kepala hewan kurban ketika hendak di sembelih,

(c) Meletakkan kaki hewan kurban di sisi lehernya,

(d) Mengarah ke arah kiblat,

(e) Mengucapkan Tasmiyah (Basmalah) dan Bertakbir.

Pada saat akan melakukan penyembelihan hewan kurban di syari’atkan untuk membaca doa.

Dilansir dari Rumaysho.com berikut adalah doa ketika menyembelih hewan kurban:

” bismillahi wallahu akbar, hadza minka wa laka” atau bisa juga dengan “hadza minka wa laka ‘annii ataupun ‘an fulan ( disebukan nama shahibul kurban ) “.  

Atau bisa juga dengan membaca doa agar Allah menerima kurbannya dengan doa sebagai berikut :

” Allahumma taqabbal minnii artinya adalah semoga Allah menerima Qurbanku atau min fulan (sebut nama shahibul qurban) “.

Daftar Harga Hewan Qurban pada Tahun 2020

HewanHargaBerat / Ukuran
Sapi18 Jt300 Kg
Sapi19 Jt320 Kg
Sapi20 Jt350 Kg
Kambing Jawa1 Jt – 3 Jt
Kambing Gibas1 Jt -2,5 Jt
Kambing Mix Etawa & Jawa1,7 Jt – 3,5 Jt
Kambing Etawa Murni1,9 Jt – 5 Jt
Kambing2 Jt -2,5 JtKecil
Kambing2,5 Jt – 3 JtSedang
Kambing3,5 Jt – 3,7 JtBesar

Semoga bisa bermanfaat ya untuk pemilihan hewan kurbannya, dan semoga kurban yang dilakukan bisa diterima oleh Allah Ta’ala.

Terima Kasih.


About Naufal Rasyada

Pekerja dan Pelajar yang suka dan tertarik seputar hal-hal teknologi, selain itu saya juga suka hal-hal tentang hewan. Hewan yang saya pelihara antara lain seperti burung lovebird, ikan cupang, dan kucing.

Tinggalkan komentar