Penyebab Kucing Sering Kentut

Sama seperti manusia, ternyata kucing juga dapat kentut. Kucing kentut adalah hal yang wajar, namun jika itu terlalu sering, maka hal ini perlu diperhatikan.

Kentut kucing bisa saja membuat pemiliknya merasa tidak nyaman atau mungkin malah tertawa karena suara kentut kucing terdengar lucu.

Gejala Kucing Kentut Berlebihan

kucing kentut

Jika kucing mengalami buang angin secara normal dan tidak berlebih maka ini bukan sebuah masalah.

Namun apabila kucing mengalami gejala tertentu, dan membuang angin secara berlebihan maka ini adalah sebuah kondisi yang harus diperhatikan, Waspadai gelaja sebagai berikut:

  • Diare
  • Kucing Muntah
  • Perut Kucing Bergemuruh
  • Kesakitan ketika Perut Kucing Disentuh
  • Berkurangnya Nafsu Makan Kucing
  • Air Liur Kucing Berlebihan
  • Terdapat Darah pada Kotoran Kucing
  • Kucing Menggesekkan Pantatnya di Tanah atau Lantai.

Gelaja tersebut merupakan suatu indikasi adanya masalah serius seperti gangguan pencernaan, obstruksi usus, terjangkit virus, terdapat parasit yang menempel seperti kutu pada tubuh kucing, dan lainnya.

Pelajari Cara Menghilangkan Kutu Kucing Alami, menghilangkan kutu kucing secara mandiri tidak mudah semudah ini.

Jika gelaja-gelaja tersebut terlihat pada kucing kesayangan sebaiknya segera periksakan kucing mu ke dokter hewan terdekat.

Lalu apa yang menyebabkan kucing sering mengalami buang gas atau ketut?

Terdapat beberapa penyebab yang mengakibatkan kucing menjadi sering kentut. Contohnya seperti makanan yang susah untuk dicerna, terlalu banyak menelan udara, hingga masalah kesehatan seperti malabsorption.

5 Alasan Kucing Sering Kentut

Terdapat beberapa alasan logis mengapa kucing peliharaan di rumah kamu sering kentut.

Diantaranya bisa diatas dengan menggubah pola hidup kucing yang salah atau membutuhkan bantuan dokter hewan untuk mengatasi permasalahan kesehatan kucing.

1. Memberi Makanan Kucing Sembarangan

makanan kucing anggora

Kucing yang kamu miliki dan menjadi peliharaan sering mengeluarkan angin mungkin dikarenakan karena mengalami perut kembung akibat makanan yang kurang berkualitas dan tidak sehat.

Lambat laun makanan kucing yang berkualitas kurang bagus akan menumpuk dan menganggu kondisi pencernaan kucing sehingga tidak dapat bekerja maksimal.

Secara umum, jenis makanan kucing tertentu dapat mengakibatkan kucing kentut, seperti makanan dari bahan jagung, gandum, kedelai, dan bahan serat lainnya.

Jenis makanan kucing lain yang berbahan mikro dan makro berlebihan juga dapat membuat saluran pencernaan kucing menjadi kesulitan untuk mencerna dan menyerap asupan makanan yang masuk.

Selain itu, terdapat beberapa jenis minuman yang dapat menimbulakan permasalahan pada kucing, contohnya seperti susu tanpa melihat sumbernya, karena sebagian kucing dewasa akan cenderung mengalami sakit akibat meminum susu sapi.

Hal ini karena susu sapi mengandung zat laktosa yang sulit dicerna dan diuraikan oleh sistem pencernaan kucing.

2. Kucing Malas Bergerak

tanda kucing akan mati

Kucing membutuhkan waktu tidur kurang lebih 16 jam per-hari, maka membuat hewan peliharaan lucu ini jarang bergerak apabila tidak memiliki keinginan untuk bermain, makan dan minum, atau membuang kotoran.

Dengan kesibukan pemilik kucing dapat menjadikan kurangnya waktu untuk bermain dengan kucing peliharaan yang mana dapat meningkatkan rasa malas kucing untuk bergerak.

Dengan kucing menjadi malas bergerak maka dapat mengakibatkan kondisi perut kucing menjadi kembung, dan mengakibatkan saluran pencernaan sering mengeluarkan angin.

Solusi atau cara terbaik untuk hal ini, sebagai pemilik kucing harus meluangkan waktunya untuk mengajak kucing peliharaan yang dimiliki bermain bersama, sehingga kucing akan bergerak lebih aktif.

3. Kondisi Kucing Sedang Sakit

tanda kucing akan mati

Penyebab selanjutnya yang dapat menjadikan kucing kentut berlebihan dan tidak normal mungkin disebabkan karena kondisi kesehatannya.

Pada umumnya kucing sakit akan memberi tanda lain selain mengeluarkan kentut.

Kondisi kucing yang sakit bisa dilihat dari gejala yang muncul seperti muntah, malas bergerak dan lebih memilih tidur, perut membesar, dan bau kentut kucing busuk.

4. Pola Makan Kucing Salah

makanan kucing anggora

Selain kondisi kucing yang sakit, pola makan kucing yang salah juga dapat menyebabkan kucing mengalami gangguan pencernaan dan membuat perutnya menjadi kembung.

Maka sebagai pemilik, harus selalu memperhatikan pola makan kucing peliharaan yang dimiliki ketika sedang makan.

Secara umum kucing harus tahu tempat makanan nya berada, tempat makanan kucing perlu dirancang sedemikian rupa sehingga dapat berguna dan memudahkan kucing untuk mendapatkan makanan nya.

Perhatikan dalam memilih tempat makan kucing, tempat makan kucing yang terlalu besar dapat mendorong kucing untuk memakanan makanannya secara cepat dan tidak terkontrol.

Dengan hal tersebut, kucing akan sedikit menerima udara dari luar yang mengakibatkan terjadinya penumpukan makanan lebih banyak pada pencernaannya.

5. Perhatikan Makanan yang Diberikan

makanan kucing agar sehat

Sebagai pemilik kucing, biasanya akan mendapati kucing meminta makanan, beberapa kucing dapat diberikan makanan yang merupakan makanan manusia.

Kucing bisa saja menyukai tempe, telur, atau makanan manusia lainnya yang disukai kucing.

Namun terdapat beberapa jenis makanan manusia yang kurang bagus apabila diberikan kepada kucing peliharaan.

Contohnya seperti susu, jeruk kismis, bawang putih, cokelat, dan beberapa zat lain yang tidak disarankan untuk dimakan oleh kucing karena dapat mengakibatkan gangguan pencernaan dan menyebabkan intensitas kentut kucing menjadi sering terjadi.

Terdapat banyak penyebab yang membuat kucing kentut, maka diperlukan pencarian sumber akibatnya agar kondisi kucing tetap terjaga.

Selain pemberian makanan yang tidak berkualitas bahkan berkualitas buruk dan alergi terhadap zat tertentu, kucing dapat mengalami sakit dan mengalami gangguan pencernaan.

Ketahui juga hal hal mengenai kucing yang mau mati, sehingga dapat merawatnya agar tetap nyaman.

Cara Mengatasi Kucing Sering Kentut

Love Cat

Dengan melakukan diagnosis kepada kucing yang berlebihan dalam membuang gas maka kamu dapat mengatasi permasalahan pada kucing yang dimiliki.

Jika diagnosa yang kamu lakukan menghasilkan kucing sakit, maka sebaiknya bawa kucing peliharaan mu ke dokter hewan agar mendapatkan penanganan terbaik.

Namun jika kondisi kucing yang sering mengeluarkan kentut disebabkan karena pola makan yang salah dan pemberian makanan yang tidak berkualitas, kamu dapat mengatasi hal tersebut.

Bagaimana cara mengatasi kucing yang sering kentut? Berikut seputar penanganan kepada kucing yang mengeluarkan gas berlebihan.

1. Mengubah Pola Makan Kucing

pola makan

Melakukan perubahan terhadap pola makan kucing juga dapat menjadi solusi untuk mengatasi kucing yang kentut berlebihan.

Pilih makanan kucing yang berkualitas untuk mengatasi permasalahan pada kucing yang memiliki gas berlebihan pada perutnya.

Sebaiknya pilih jenis makanan kucing yang rendah serat dan mudah dicerna oleh kucing peliharaan yang dimiliki.

Selain itu, sebagai pemilik juga dapat mengubah proten pada makanan kucing seperti mengubah ayam dan nasi menjadi ikan dan ubi jalar.

Terdapat beberapa kucing yang mengalami alergi terhadap makanan dan intoleran.

Sehingga sebagai pemilik kucing perlu mengetahui jika jenis protein tertentu tidak mengganggu perut kucing seperti halnya jenis protein lain.

Dalam mengganti makanan kucing sebaiknya jangan lakukan penggantian semuanya sekaligus, namun dilakukan dengan pola yang bertahap, karena apabila mengubah pola makan kucing secara tiba-tiba dapat membuat perut kucing lebih sakit.

Cobalah untuk memulai memberikan makanan kucing dengan komposisi 80% makanan lama dan 20% makanan baru.

Secara bertahap tingkatkan jumlah makanan baru, dan kurangi komposisi pada makanan lama.

Proses ini dapat berjalan kurang lebihnya selama satu hingga dua minggu, agar mendapatkan hasil yang maksimal.

2. Menghaluskan Makanan agar Mudah Dicerna

cat food

Cara lain yang dapat dicoba adalah dengan membuat makanan kucing menjadi halus atau memotongnya menajdi lebih kecil untuk membantu kucing lebih mudah mencerna makanannya.

Jika memiliki lebih dari satu ekor kucing, sebaiknya dalam memberikan makanan harus dipisahkan antara kucing satu dan kucing lainnya.

Sehingga kucing tidak akan berebut makanan, dan memakan makanannya secara pelan dan santai.

Itulah beberapa hal penyebab kucing kentut berlebihan dan cara untuk mengatasinya.

Menemukan penyebab pasti kucing mengalami gangguna gas berlebihan mungkin memerlukan percobaan dan ketelitian serta adanya kegagalan.

Akan tetapi terdapat banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi gangguan pencernaan kucing dan gasnya.

Kamu juga harus tahu seputar kucing persia sebelum merawatnya, yuk kenali Jenis kucing persia.

Semoga bermanfaat.


About Naufal Rasyada

Pekerja dan Pelajar yang suka dan tertarik seputar hal-hal teknologi, selain itu saya juga suka hal-hal tentang hewan. Hewan yang saya pelihara antara lain seperti burung lovebird, ikan cupang, dan kucing.

Tinggalkan komentar