Home » Kucing » kucing persia

Kucing Persia

Kucing persia adalah jenis kucing yang dapat dijadikan sebagai hewan peliharaan. Dalam memelihara kucing persia perlu dilakukan berbagai macam perawatan sehingga dapat membuat kucing merasa senang dan bahagia.

Kucing ini memiliki karakter yang pendiam, lucu, dan tenang yang menjadi daya tarik tersendiri untuk para pecinta kucing. Selain itu kucing persia juga dikenal sebagai jenis kucing yang tidak rewel dan lebih sering berdiam diri di dalam rumah.

Hal yang paling menonjol dari kucing ini dan menjadikan perbedaan dengan jenis ras kucing lainnya adalah kepribadiannya yang pemalas karena sedikit bergerak.

Namun ada juga jenis kucing persia yang lincah, jika kucing tersebut memiliki tubuh yang lebih kecil.

Mengenal Kucing Persia Sebelum Memelihara

persian cat

Sebelum kamu memelihara kucing persia, sebaiknya kenali dulu jenis ras persia ini. Berikut adalah beberapa hal-hal seputar kucing persia yang perlu kamu ketahui.

1. Kepribadian Kucing Persia

Persian cat dikenal sebagai jenis kucing yang pendiam sebagai sosok binatang predator pemburu tikus.

Aktivitas kucing ini cenderung lebih pasif, hal ini disebabkan karena ukuran tubuhnya yang besar dan gemuk.

Maka dari itu kucing ini memiliki beberapa kendala dalam melakukan keterampilan yang mana sering dilakukan oleh jenis ras kucing lainnya.

Seperti dalam memanjat dan melompot, kucing persia kurang mampu untuk melakukannya dari tempat yang cukup tinggi, hal ini tentu berbeda dari kucing anggora yang lebih aktif bergerak dan lincah.

Oleh karena nya, hewan peliharaan yang satu ini sering mendapatkan diet makanan, sehingga ukuran berat badannya daapt terkontrol dan ideal, tujuannya adalah untuk menghindari terjadinya penyakit akibat kegemukan.

2. Pola Hidup Kucing Persia

Indonesia memiliki dua jenis musim untuk setiap tahunnya, dimana berbeda dari asal kucing ini yang memiliki 4 musim.

Perbedaan musim ini membuat pengaruh terhadap penampilan dan masa kerontokan bulu pada kucing persia.

Dimana bulu kucing yang hidup di wilayah dengan 4 musim, terlihat lebih indah dan sempurna ketika memasuki musim semi dan musim dingin.

Dengan adanya kedua musim tersebut, membuat mantel dan bulu kucing dalam kondisi yang baik, karena harus beradaptasi dengan suhu dingin di sekitar lingkungan tempat tinggal kucing.

Dan hal ini akan berbanding terbalik ketika memasuki musim panas dan musim gugur, dimana mantel bulu pada kucing akan mulai rontok.

Para pecinta kucing yang tinggi di wilayah tropis memiliki beberapa cara untuk menghadapi kondisi tersebut.

Seperti menciptakan sirkulasi udara yang benar dan baik agar suhu panas menjadi turun, sehingga kucing akan merasa nyaman.

Cara merawat kucing persia asli di wilayah 2 musim sebenarnya bukan kendala yang terlalu serius, tidak sedikit dari pemilik kucing ini menyiapkan pendingin ruangan seperti AC yang sengaja di tempatkan pada tempat favorit kucing sehari-hari.

Dalam hal kebersihan, kucing persia memiliki pola hidup yang sama dengan jenis ras kucing lainnya, dimana kucing dikenal sebagai hewan peliharaan mandiri yang dapat membersihkan tubuh dari kotoran selepas bermain, khususnya ketika bermain di luar rumah.

Namun sebagai pemilik, memandikan kucing juga tetap perlu dilakukan, baca panduan memandikan kucing.

Untuk menjaga kenyamanan kucing, perlakukanlah kucing dengan baik, sehingga dapat berpengaruh besar dalam menjaga kenyamanan kucing untuk tinggal bersama mu di dalam rumah.

Selalu jaga kebersihan kandang kucing setiap hari, mulai dari perlengkapan kandang seperti kotak makanan, tempat minuman, dan kotak pembuangan kotoran.

Jangan lupa untuk memisahkan antara kotak makanan & minuman dengan kotak pembuangan kotoran.

Pengaturan area yang berbeda antara tempat kotor dan tempat bersih untuk hewan peliharaan mu dapat mempermudah dalam proses pembersihan, selain itu juga mencegah terjadinya kontaminasi antara makanan dan kotoran.

Untuk makanan dan minuman kucing yang tidak habis pada hari yang sama, sebaiknya dibuang dan diganti dengan yang baru. Penggantian ini dilakukan minimal sebanyak 2 kali dalam sehari.

3. Jenis Kucing Persia

Kucing persia adalah ras kucing domestik dengan bulu panjang dan wajah bulat, serta moncong yang pendek.

Nama kucing ini mengacu pada Persia yaitu nama lama dari negara Iran, dimana tempat kucing ini pertama kali ditemukan.

Sejak akhir abad ke-19, kucing ini mulai dikembang-biakan di negara Britania Raya dan Amerika Serikat setelah berakhirnya Perang Dunia II.

Terdapat jenis-jenis kucing persia yang ada di dunia, berikut ini adalah jenis jenis dari kucing persia.

a. Kucing Persia Hidung Datar (Persian Flatnose Cat)

flatnose persian cat

Merupakan jenis kucing persia dengan hidung pesek, tubuh gemuk, dan wajah yang bulat, serta pipi yang tembem.

b. Kucing Persia Medium (Persian Medium Cat)

kucing persia medium

Kucing persia medium memiliki bulu yang tidak terlalu panjang, dan hidungnya tidak terlalu pesek.

c. Kucing Persia Hidung Pesek (Persian Peaknose Cat)

kucing persia peaknose

Kucing persia hidung pesek adalah jenis kucing yang memiliki hidung sangat pesek.

Badannya cenderung lebih gemuk dibandingkan dengan jenis persia lainnya. Persian Peaknose Cat adalah ras kucing yang sering mengikuti kontes kucing.

d. Kucing Persia Himalaya

kucing persia himalaya

Persia himalaya adalah salah satu jenis ras kucing hasil persilangan antara kucing siam dan kucing persia.

Tubuhnya gemuk, kaki pendek, dan wajah yang bulat merupakan daya tarik tersendiri bagi kucing ini.

Perbedaan paling mencolok dari kucing persia ini dengan jenis persia lainnya adalah warna yang dimiliki.

Selengkapnya seputar persia himalaya.

e. Kucing Persia Eksotis

persia

Kucing eksotis adalah jenis kucing yang berasal dari negara Amerika serikat, kucing yang dikenal karena tokoh kartun Garfield ini adalah hasil persilangan antara kucing ras persia dan kucing american shorthair.

Didasari dari pendapat TICA ( The International Cat Association) kucing eksotis masih memenuhi untuk masuk ke dalam golongan ras persia meskipun asosiasi seperti CFA (Cat Fanciers’ Association) tidak memasukkan kucing eksotis ke dalam bagian ras persia.

4. Ras Kucing Persia Berdasarkan Ciri Warna Mata

jenis kucing persia

Terdapat ras lain dalam keluarga persia.

Seperti kucing persia chinchila yang memiliki warna mata dominan hijau. Selain itu terdapat pula yang berwarna spesifik seperti perak atau keemasan.

Terdapat pula ras persia dengan warna mata biru, biasanya hal ini didapatkan akibat persilangan dengan ras colorpoint (himalaya).

Selain itu juga terdapat ras persia odd eye atau mata yang berbeda-beda, hal ini disebabkan oleh persilangan dengan ras persia berwarna putih.

Namun untuk rata-rata warna mata kucing persia adalah keemasan dan perak, apabila tidak terdapat persilangan atau gen lainnya.

Ciri Ciri Ras Asli memiliki beberapa tanda yang dapat dilihat pada bagian tubuhnya, diantaranya seperti:

  • Memiliki bentuk hidung yang pesek dan pendek dengan tampilan mendongkat ke atas.
  • Jika diperhatikan lebih dekat pada bagian area hidung kucing, terdapat garis yang mempertegas bentuk hidung hingga ke bagian kumis.
  • Struktur telinga tidak menjuntai, namun juga tidak tegak lurus.
  • Memiliki tampilan rahang dan dagu yang kokoh dan besar, disertai dengan ukuran leher yang pendek.
  • Pada bagian ekor, memiliki ukuran yang lebih pendek dibandingkan dengan rata-rata jenis kucing berbulu tebal lainnya.
  • Ekor persia yang bagus dapat dilihat ketika mengarah ke bagian depan, jika ujung ekor dapat mencapai tengah perut atau separuh badannya maka ekornya sempurna.

Cara Memberi Nama Kucing Persia

nama kucing islami

Cara memilih nama kucing persia dapat membuat pemilik merasa kebingungan untuk menemukan satu dari beberapa nama peliharaan.

Tentu berbeda jika memberikan nama asal asalan atau menggunakan sebutan yang sering digunakan di masyarakat yaitu menyebutnya “Kucing”.

Seperti Meong, Kitty, Putri, atau nama lainnya yang sudah sangat sering digunakan oleh banyak kucing.

Maka kamu perlu memberi nama yang bagus agar kucing merasa senang, jika ingin memberi nama kucing yang bagus dan unik untuk hewan peliharaan kamu, berikut adalah tips atau cara memilih nama kucing persia yang bagus dan unik serta lucu.

Pertama, sebelum kamu memberikan nama sebaiknya bayangkan terlebih dahulu sesuatu yang dianggap unik dari hewan peliharaanmu ini.

Mungkin pemilik akan membayangkan jika kucing persia memiliki keunikan mantel bulu yang tebal, putih, atau lainnya.

Di ambil dari penulusuran situs website, mengenai nama kucing persia, dapat mencapai 78.000 nama dengan sebutan yang unik.

Minimal terdapat 10 nama kucing yang bagus dan unik untuk hewan peliharaan kamu.

Contoh, apabila persia ber jenis kelamin jantan, dapat dinamakan dengan nama seperti Smokey, Max, Sebastian, Simba, Oliver, Charlie, Shadow, Sham, atau Gizmo.

Apabila persia ber jenis kelamin betina, maka dapat diberikan nama seperti Precious, Chioe, Sassy, Angel, Jasmine, Shasa, Sophie, Misty, atau Princess.

Masih merasa kurang cocok untuk memberikan nama kepada kucing persia? Tidak masalah, masih terdapat cara lain untuk memilih nama dari beberapa referensi berikut.

1. Nama Kucing dari Tokoh Kartun

Film kartun atau animasi adalah filim yang banyak disukai oleh berbagai kalangan.

Film kartun memiliki tingkat kepopuleran dan penggemar dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa.

Contoh nama kucing yang bisa dinamakan adalah seperti Emon apabila tubuhnya gemuk yang mana berasal dari tokoh kartun Doraemon.

Atau pemberian nama untuk kucing persia yang lain adalah mengambil referensi dari tokoh kartun tom and jerry, sangat cocok untuk peliharaan kamu yang aktif dan usil.

Jika kamu memiliki peliharaan dengan sifatnya yang malas dan banyak tingkah, kamu bisa menamainya garfield seperti tokoh animasi kucing paling populer.

2. Nama Kucing dari Ciri Khas Suatu Daerah

Beberapa daerah dan wilayah Indonesia dapat dijadikan sebagai referensi untuk nama kucing.

Di daerah Bantul, Yogyakarta misalnya, kucing di sana banyak memiliki nama yang unik dan jarang digunakan, seperti Cemeng, Telon, Ireng, Iteng, Jangkrik, hingga Oren.

Untuk nama Telon biasanya digunakan jika kucing memiliki ciri-ciri warna bulu 3 jenis, dimana nama ini berasal dari kata Kembang Telon (3 warna).

Sebutan untuk nama kucing Oren, biasanya diberikan kepada kucing yang aktif dan sering berkeliaran di luar rumah.

Namun saat ini definisi kucing Oren lebih dikenal sebagai kucing yang nakal dan tengil.

3. Nama Kucing dari Negara Lain

Ide memberikan nama kucing juga dapat menggunakan bahasa dari negara lain, Contohnya di Korea Selatan, kucing diberikan nama yang bagus dan unik seperti Sunwon, Hye, Inna, Hanbyul, Min, SungKyung, Minji, Galdeon, atau Lainnya.

Contoh lain untuk nama kucing yang berasal dari bahasa negara lain adalah seperti negara Jepang yang memberikan nama kucing dengan sebutan yang keren dan bagus misalnya Chibi, Shiro, Toshi, Akemi, Emi, Ichika, atau lainnya.

Nama kucing persia yang populer di negara Turki antara lain seperti Minnos, Caramel, Leo, Felix, Marinems, Hera, dan masih banyak lagi.

Selengkapnya seputar nama kucing yang bagus dan unik.

Cara Merawat Kucing Persia

cara merawat hewan peliharaan

Terkenal memiliki bulu yang lebat dan indah, maka ras Persia membutuhkan perhatian yang extra dari pemiliknya dalam menjaga kesehatan dan kilau bulu nya.

Sebagai panduan awal cara merawat kucing persia, maka sebagai pemilik perlu tahu dan memahami cara menyikat dan merawat bulu kucing ini.

Ras persia yang kamu miliki sejak masih usia kecil, akan sangat baik apabila diperkenalkan seputar kebiasaan perawatan sejak dini.

Perawatan bulu kucing para umur yang baru beberapa bulan setelah kucing mampu makan secara mandiri, akan menambah pengalaman baru bagi kucing itu sendiri.

Apabila meraka sudah terbiasa tidak dirawat secara teratur, dikhawatirkan menjadi kebiasaan aneh ketika mendapatkan perawatan, karena hal ini dianggap perlakuan yang tidak biasa oleh kucing.

Sehingga pada usia dewasa kucing yang sudah memiliki kebiasaan tidak terawat akan tidak menyukai ketika pemilik mencoba membersihkan dan menyikat bulunya.

Tips mudah dalam merawat hewan peliharaan lucu ini terutama pada bulunya apabila kucing mu belum terbiasa dan tidak nyaman untuk dirawat bulunya, maka dapat memulai melakukan cara merawat kucing ini sebelum waktu makannya.

Sistemasi yang diberikan secara teratur, dapat diaplikasikan untuk kucing seperti memberikannya hadiah berupa makanan kesukaan, ketika mereka mau untuk dirawat bulunya.

Proses perilaku stimulas seperti tindakan menyisir, menyikat bulu kucing, dan memberikan hadiah atau makanan, memiliki persentase keberhasilan yang besar.

1. Merawat dan Menjaga Kebersihan Bulu Kucing

Menjaga kerapihan dan merawat bulu kucing persia tentu tidak sama dengan merawat rambut manusia.

Maka dari itu, kamu perlu membutuhkan beberapa alat pendukung untuk memperlancar porses menyisir dan menyikat bulu kucing ini.

Media atau alat pendukung yang paling penting adalah sisir dan sikat khusus untuk kucing yang dapat kamu peroleh dengan membeli di toko online ataupun petshop terdekat.

Desain sisir kucing terdapat berbagai macam variasi, sehingga kamu harus memilih yang paling nyaman untuk digunakan.

Untuk bahan sisir kucing juga beragam, ada yang terbuat dari karet, plastik, hingga logam.

Menurut pendapat satriahewan, rata-rata fungsi dari sisir kucing hampir sama, apabila ingin sisir kucing yang bagus dan awet, maka kamu dapat memilih sisir kucing dari bahan logam agar tidak mudah rusak.

Jenis sisir kucing terbagi dalam 2 kategori yang sebagian besar mempunyai fungsi yang berbeda.

sisir sikat kucing

Kategori yang pertama adalah sisir kucing dengan bagian ujung yang kecil dimana sering digunakan oleh pemilik kucing untuk menyisir bulu kucing yang sudah tidak kusut.

Kategori jenis sisir kucing yang kedua adalah model longgar, dimana sisir kucing tipe longgar dan memiliki jarak yang berjauhan digunakan untuk menyisir bulu kucing yang kusut.

Pemilik kucing perlu menghindari kesalahan dalam menggunakan sisir kucing yang tidak tepat ketika melakukan cara merawat kucing persia.

Penggunaan sisir yang tidak tepat untuk menyisir dan menyikat membuat kucing tidak nyaman, selain itu dapat membuat kucing merasa takut, serta beresiko bulu kucing mengalami kerontokan yang semakin parah.

Setelah tahu akan fungsi sisir untuk kucing, panduan cara merawat kucing Persia di bagian bulu, maka kamu harus tahu bagaimana cara melakukan proses menyisir bulu kucing dengan benar.

Kurangnya pengetahuan dan informasi oleh pemilik kucing, berdampak pada hasil perawatan yang menjadi tidak maksimal.

Beberapa cara menyisir bulu kucing, salah satunya adalah proses menyisir tidak dilakukan hingga ujung bulu.

Agar kamu dapat memahami perawatan bulu kucing, maka kamu perlu tahu informasi berikut ini.

Seberapa sering menyisir bulu kucing persia harus dilakukan?

Cara merawat bulu kucing persia agar selalu sehat, indah, dan berkilau dapat kamu lakukan setiap hari untuk meminimalisir resiko bulu menjadi kusut.

Tekstur bulu kucing yang mudah lekat karena pengaruh aktivitas hariannya, dapat mengundang kotoran untuk menempel dan membuat bulu kucing menjadi kusut dan menggumpal.

Apabila bulu kucing menjadi kusut dan menggumpal, dapat membuat kucing merasa tidak nyaman, yang mana juga berpengaruh terhadap resiko lainnya seperti kulit kucing yang terasa ditarik-tarik.

Jika bulu kucing yang kusut dan menggumpal tidak segera ditangani seperti sedia kala, dampat lainnya adalah dapat menyebabkan kucing mengalami luka dan infeksi kulit.

Terdapat banyak hipotesa yang dapat membuat bulu kucing cepat kusut dan menggumpal, jika kamu konsisten dalam menyisir dan menyikat secara teratur dan terjadwal, akan tetapi bulu masih tetap kusut, maka terdapat alasan lain yang mungkin bisa menjadi salah satu penyebab bulu kucing kusut.

Salah satunya, hewan peliharaan dengan tubuh yang memiliki berat badan berlebihan cenderung akan lebih mudah membuat bulu menjadi kusut dan menggumpal.

Faktor lain yang dapat menyebabkan bulu kucing cepat kusut adalah “Usia Kucing” yang sudah tua, dimana kucing tua akan mengalami penurunan untuk merawat diri sendiri secara efektif.

Sedangkan untuk kemungkinan lain adalah terjadinya masalah kesehatan, apabila kamu sebagai pemilik menduga bulu kucing terdapat sebuah penyakit seperti kutu, dan kerontokan yang berlebihan, sebaiknya konsultasikan kepada dokter hewan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Dengan hasil pemeriksaan pada kucing, maka akan diberikan pengarahan dalam proses penanganan bulu kucing yang terjangkit penyakit.

Pelajari seputar cara menghilangkan kutu kucing alami dan tepat secara mandiri.

Solusi mengatasi bulu kucing persia yang kusut dan menggumpal bagi kamu yang masih pemula dan belum memiliki pengalaman, maka dapat membawa kucing kesayangan ke pet shop terdekat, klinik hewan, atau dokter hewan.

Pertimbangan resiko terburuk apabila bulu kucing mengalami penggumpalan yang sulit terurai (Menggimbal), biasanya dilakukan tindakan seperti mencukur bulu kucing pada bagian yang menggumpal, dan ini adalah tindakan yang bisa disarankan untuk mengatasi masalah tersebut.

Pemilik kucing tidak perlu merasa cemas dan khawatir, dokter hewan atau petugas yang terkait akan memberikan vitamin khusus kucing guna mempercepat tumbuhnya bulu pada kucing.

2. Menggunakan Wadah Makanan & Minuman yang Sesuai

Kucing persia terkenal dengan karakteristik tubuhnya yang gemuk, dan besar. Selain itu, ciri khas kucing ini adalah hidungnya yang pesek disertai wajah yang datar.

Maka, dengan melihat karakteristik tersebut, sebagai pemilik harus bisa memilih wadah makan dan minuman yang sesuai untuk kucing ini.

Wadah makanan dan minuman yang lebih rendah adalah pilihan terbaik, sehingga mempermudah kucing menyantap dan meminum makanan dan minumannya.

Selain itu, pemilihan wadah makanan dan minuman harus menggunakan wadah yang datar dan pinggiran yang rendah, atau bahkan tanpa pinggiran sama sekali.

Tips lainnya dalam merawat kucing persia adalah hindari pemakaian bahan plastik untuk wadah makanan dan minumannya, karena dapat menjadi tempat tubuhnya bakteri yang dapat mengganggu kesehatan kucing.

3. Mengaja Kebersihan Hidung dan Mata Kucing

Hidung kucing persia yang pesek memiliki potensi terjadinya sumbatan karena kotoran akan lebih mudah untuk masuk, dibandingkan dengan jenis kucing lainnya.

Hal ini akan mengakibatkan kucing mengalami sulit bernafas serta dapat mengakibatkan terjadinya infeksi saluran pernafasan.

Maka dari itu, selalu jaga kebersihan hidung kucing setiap waktu, cara merawat kebersihan hidung kucing dapat dilakukan dengan memberisihkan hidungnya menggunakan cotton bud secara teratur.

caranya adalah dengan mebasahi cotton bud dengan ari hangat, kemudian bersihkan hidung kucing secara perlahan agar tidak menyakit kucing.

Selain bagian hidung, mata juga penting untuk dilakukan perawatan.

Caranya adalah dengan membersihkan mata kucing setidaknya dilakukan sebanyak satu kali dalam sehari secara teratur.

Mata kucing bisa memproduksi kandungan air mata yang berlebihan, dengan hal ini air mata yang tidak dibersihkan dapat merusak bulu pada wajah kucing, dan juga mengakibatkan timbulnya iritasi.

Maka bersihkan mata kucing dengan kain atau tisu lembut, dengan cara menyeka bagian mata kucing, usaplah secara perlahan dan pelan, agar kucing tidak merasa kesakitan.

4. Merawat Kebersihan Tubuh Kucing

Selain bagian mata, hidung, dan terutama pada bulu kucing, tubuh kucing juga perlu dijaga kebersihannya.

Sehingga agar tubuh kucing selalu terawat kebersihannya, maka perlu dilakukan proses pemandian kucing secara teratur.

Memandikan kucing tidak harus dilakukan setiap hari, karena jika dimandikan setiap hari juga tidak bagus bagi kucing.

Mandikanlah sekiranya kucing sudah terlihat kotor, terutama bagi kucing dengan bulu yang putih.

Kamu dapat memandikan kucing dengan memanfaatkan jasa petshop terdekat yang menawarkan jasa tersebut.

Namun kamu juga bisa memandikan kucing dirumah dengan menggunakan air hangat.

selain itu penggunaan shampoo kucing dan cara memotong kuku kucing juga perlu diperhatikan, agar kucing peliharaan mu kembali tampil cantik dan indah.

Untuk memandikan kucing dapat dilakukan seminggu 1 kali, 2 minggu sekali, atau 1 bulan sekali, tergantung pada kondisi kebersihan tubuh kucing peliharaan mu.

Pelajari selengkapnya cara memandikan kucing di rumah secara mandiri dengan benar.

5. Vaksinasi Kucing

Sistem kekebalan tubuh kucing persia terdapat perbedaan dengan kucing pada umumnya.

Mereka rentan terhadap masalah pernafasan sehingga membutuhkan vaksinasi secara teratur dan terjadwal.

Lakukanlah vaksinasi atau imunisasi di dokter hewan untuk meningkatkan daya tahan tubuh kucing persia terhadap flu kucing.

Faktor penting yang menjadi sebab terjadinya masalah pada bagian pernafasan kucing persia adalah bentuk hidungnya yang pesek dan gemuk dibandingkan ras kucing lainnya.

Kucing Kampung atau kucing lokal yang sering dijumpai dilingkungan masyarakat, rata-rata mempunyai perlindungan extra pada bagian hidung, sehingga kucing kampung mampu mencegah terinfeksi bakteri.

Gejala awal yang mungkin terlihat pada kucing persia yang terinfeksi dan bermasalah pada pernafasannya adalah ketika kucing mulai bersin secara berlebihan hingga sulit untuk bernafas.

Jika kondisi tersebut terjadi maka membawa ke dokter hewan adalah solusi yang paling tepat, sehingga kucing mendapatkan upaya penanganan dan perawatan terbaik.

Panduan Merawat Kucing Persia dengan Memberikan Permainan

Bermain merupakan ekspresi kebebasan dalam interaksi dengan makhluk lain tanpa adanya paksaan.

Sebagain besar makhluk hidup suka melakukan permainan untuk menghilangkan rasa bosan dan menyalurkan energi menjadi bentuk yang positif.

Panduan cara merawat kucing persia melalui sebuah permainan merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan ketika kamu memelihara kucing ini.

Dengan memilih jenis permainan yang tepat bersama kucing ketika berada di rumah, dapat menjadi hiburan bagi kamu sebagai pemilik dan anggota keluarga guna mempererat ikatan emosi.

Sebagai pemilik kucing, kamu dapat menemukan berbagai macam jenis permainan yang cocok untuk dimainkan oleh kucing.

Salah satunya kamu dapat membeli via Online atau langsung datang ke petshop terdekat guna mendapatkan aksesoris untuk kucing.

Ketika kamu sudah melakukan proses pemesanan permainan untuk kucing, sembari menunggu produk permainan kucing datang, terdapat pula jenis permainan untuk kucing yang bisa dilakukan dengan menggunakan peralatan yang ada dirumah.

Berikut adalah beberapa permainan yang dapat pemilik kucing dilakukan guna berinteraksi dengan kucing.

  • Menggunakan bola, seperti bola pingpong.
  • Membentuk kertas menjadi gumpalan.
  • Menggunakan tali sepatu atau benang yang diikat ke benda kecil untuk di kejar.
  • Menggunakan boneka kecil yang bergerak.
  • Dan lainnya.

Demikian adalah beberapa jenis permainan yang bisa dimainkan dirumah oleh kucing dengan aman.

Kamu dapat memilih beberapa jenis permainan diatas sebagai cara bersosialisasi dengan kucing peliharaanmu.

Gangguan Kesehatan Kucing Persia

Kucing persia adalah hewan yang dapat terserang penyakit, maka perlu dilakukan perawatan ekstra dan perhatian terhadap pemeliharaannya.

Beberapa Ras persia juga memiliki genetika yang berbeda dengan kucing umum.

Berikut adalah beberapa gangguan kesehatan pada kucing persia.

1. Gangguan Pada Hidung Kucing

gangguan kesehatan hewan

Kucing persia adalah kelompok pedigree yang memiliki bentuk hidung lebih pendek dibandingkan kucing lainya.

Dikenal dengan istilah brachycephalic, yaitu hewan dengan hidung yang kurang mampu untuk menyaring udara secara normal, dimana dapat menyebabkan terjadinya perilaku bersin berlebihan atau tampak keluar ingus dari hidungnya.

Dengan kondisi hidung yang mengeluarkan ingus hingga mengering, dapat menyebabkan kucing terserang gangguan pernasafan.

Cara membersihkannya adalah dengan menggunakan kain basah yang diberikan air hangat dan diusapkan pada bagian hidung yang terdapat ingus kering.

Lakukan pembersihan hidung kucing minimal satu kali dalam sehari, untuk meminimalisir terjadinya penyumpatan saluran pernafasan kucing.

2. Gangguan Pada Mata Kucing

gangguan kesehatan hewan

Mata kucing persia terlihat menawan dan lucu, namun perlu diketahui jika terdapat beberapa ras kucing ini dapat mengalami gangguan pada mata akibat bentuk wajahnya.

Ciri khas wajah kucing yang bulat, hidung yang pesek, dan bentuk mata yang besar, memungkinkan terdapat masalah karena genetikanya.

Misalnya area mata kucing secara umum memiliki kelenjar cairan mata untuk membahasi bola mata agar tidak kering. Respon munculnya air mata dari kucing ini adalah umum terjadi sekaligus untuk menjaga mata tetap lembab dan sehat.

Namun pada kucing ini sering mengalami terjadinya air mata yang terus mengalir, sehingga perlu dilakukan perawatan untuk menjaga kesehatan matanya.

Harga Kucing Persia

harga kucing persia

Bagi kamu yang ingin memiliki kucing persia, maka kamu dapat mengadopsi dari breeder kucing.

Biasanya akan dikenai biaya pemberian makanan dan kandang, berikut adalah harga kucing persia yang bisa dijadikan sebagai referensi.

Jenis KucingHarga per Ekor (Rupiah)
Persia x Lokal usia 3 bulan belum vaksinRp 250.000,-
Persia x Lokal usia 3 bulan sudah vaksinRp 350.000,-
Persia x Lokal usia 6 bulan belum vaksinRp 500.000,-
Persia x Lokal usia 6 bulan sudah vaksinRp 600.000,-
Persia x Anggora usia 3 bulan belum vaksinRp 650.000,-
Persia x Anggora usia 3 bulan sudah vaksinRp 950.000,-
Persia x Anggora usia 6 bulan belum vaksinRp 1000.000,-
Persia x Anggora usia 6 bulan sudah vaksinRp 2.100.000,-
Persia Himalaya usia 3 bulan belum vaksinRp 3.000.000,-
Persia Himalaya usia 3 bulan belum vaksinRp 5.000.000,-
Persia Himalaya (colorpoint) usia 6 bulan belum vaksinRp 7.000.000,-
Persia Himalaya (colorpoint) usia 6 bulan sudah vaksinRp 9.000.000,-
Persia kitten usia 3 bulan belum vaksinRp 5.000.000,-
Persia kitten usia 3 bulan sudah vaksinRp 7.000.000,-
Persia Asli usia 6 bulan belum vaksinRp 10.000.000,-
Persia Asli usia 6 bulan sudah vaksinRp 13.000.000,-
Persia Medium usia 3 bulan belum vaksinRp 2.000.000,-
Persia Medium usia 3 bulan sudah vaksinRp 4.000.000,-
Persia Medium usia 6 bulan belum vaksinRp 6.000.000,-
Persia Medium usia 6 bulan sudah vaksinRp 8.000.000,-
Persia Peaknose usia 3 bulan belum vaksinRp 6.000.000,-
Persia Peaknose usia 3 bulan sudah vaksinRp 8.000.000,-
Persia Peaknose usia 6 bulan belum vaksinRp 10.000.000,-
Persia Peaknose usia 6 bulan sudah vaksinRp 12.000.000,-
Persia Flatnose usia 3 bulan belum vaksinRp 5.000.000,-
Persia Flatnose usia 3 bulan sudah vaksinRp 7.000.000,-
Persia Flatnose usia 6 bulan belum vaksinRp 9.000.000,-
Persia Flatnose usia 6 bulan sudah vaksinRp 11.000.000,-

Selengkapnya seputar harga kucing persia.

Itulah ulasan hal-hal untuk mengenal kucing persia sebelum memelihara nya, semoga bermanfaat.

Share on:

Saya masih pelajar, namun suka sekali menulis, selain itu saya juga menyukai binatang peliharaan, saat ini saya memelihara kucing, dan burung sebagai hewan peliharaan.

Tinggalkan komentar

Home Category Explore Contact About