Ikan Molly

Ikan molly adalah jenis ikan hias kecil yang banyak digemari, Poecilia Sphenops merupakan nama latin dari ikan ini.

Ikan ini dikenal dengan sifatnya yang tenang dan damai, sehingga dapat digabungkan dengan berbagai jenis ikan hias kecil lainnya, dengan syarat, ikan yang digabungkan harus memiliki sifat yang tenang.

Selain itu harga dari ikan molly ini juga terjangkau, dan cara memelihara nya juga tidak terlalu rumit layaknya ikan arwana ataupun ikan louhan.

Asal Usul Ikan Molly

Molly merupakan jenis ikan yang berasal dari perairan meksiko, florida, virginia.

Di habitatnya molly menyukai perairan dengan suhu udara sekitar 25° hingga 28° Celcius, dan pH air 8, namun saat ini molly dapat hidup di air yang memiliki pH 7.

Dan ikan ini termasuk jenis ikan yang sukar untuk beradaptasi dengan suhu yang tinggi melebihi 28° C.

Ciri Ciri Ikan Molly

ciri ciri ikan molly

Molly memiliki ciri yang unik dan khas yaitu bulat dan memiliki perut buncit, maka dari itu ikan ini biasa di juluki dengan nama ikan blenduk.

Ciri lain dari ikan ini adalah mulutnya yang maju ke depan lurus dengan matanya, bola mata yang besar tepat di bagian belakang mulutnya, selain itu terdapat bintik-bintik kecil di seluruh tubuhnya.

Namun untuk jenis molly black warnya benar-benar hitam secara keseluruhan seperti batu arang.

Jenis Ikan Molly

Jenis Ikan Molly sangatlah beraneka ragam, banyak warna-warna menarik yang dimiliki oleh ikan molly.

Ikan molly adalah ikan hias kecil nan cantik, ikan ini banyak sekali diminati oleh orang-orang untuk dijadikan sebagai hiasan aquarium.

Keunikan dari ikan ini adalah bentuk tubuhnya yang bulat dan memiliki corak warna yang indah, sehingga membuat ikan ini menjadi menarik, panjang tubuhnya hanya sekitar 12 cm saja.

Ikan molly betina memiliki ukuran tubuh yang lebih besar daripada pejantannya. Ikan ini termasuk jenis omnivora, karena menyukai semua jenis makanan baik itu pelet, cacing rambut, cacing beku, dan lainnya.

Pemeliharaan ikan molly juga mudah, serta cepat dalam berkembang biak. Beberapa spesies ikan molly yang paling populer adalah ikan molly balon dan golden black molly.

Keduanya memiliki keunikan masing-masing, ikan balon memiliki khas bentuk tubuh yang bulat dan perunya membuncit.

Sedangkan untuk golden back mempunyai ciri khas kecil dan mungil dengan hiasan 2 warna dibagian tubuhnya yaitu emas dan hitam.

Selain itu, sebenarnya banyak sekali jenis ikan hias molly yang ada, belum lagi ditambah ikan molly hasil silang dengan ikan hias kecil lainnya.

Secara global molly ini terbagi menjadi beberapa kelompok yaitu Sailfin Molly (Sirip Panjang), Shortfin molly (Sirip Pendek), dan lyretail molly (Ekor Cagak).

Berikut adalah 13 jenis ikan hias molly yang cantik dan populer:

1. Golden Black Molly

jenis ikan molly
Harga: Rp10.000 – Rp25.000

Jenis ikan mungil cantik satu ini ada banyak, salah satunya adalah golden back, bentuk tubuhnya kecil jika dibanding dengan jenis lainnya.

Keindahan dari ikan ini tampak dari perpaduan warna antara warna kuning keemasan dengan warna hitam, ikan hias ini sangat cocok untuk dijadikan ikan aquascape.

2. Black Molly

jenis ikan molly
Harga: Rp3.000 – Rp10.000

Jenis ikan molly selanjutnya adalah black molly, warna ikan ini adalah hitam pekat pada seluruh tubuhnya. Tentunya dengan warna ini membuat banyak pecinta ikan hias ingin memeliharanya.

Black Molly adalah salah satu jenis molly termahal yang harganya cukup berbeda dari harga molly lainnya.

3. Molly Balon

jenis ikan molly
Harga: Rp2.000 – Rp5.000

Molly balon merupakan jenis ikan yang memiliki bentuk tubuh buncit seperti ikan koki, molly balon juga begitu terkenal dikalangan para pecinta ikan hias.

Banyak yang tertarik memelihara ikan ini karena bentuknya yang lucu dibagian perutnya yang membuncit.

4. Golden Molly

golden molly
Harga: Rp10.000 – Rp30.000

Seperti namanya, ikan ini memiliki warna bagaikan emas kuning yang rata pada tubuhnya, ikan ini banyak dicari, namun sangat sulit untuk mendapatkannya.

5. Molly Marble

marble molly
Harga: Rp3.000 – Rp5.000

Jenis berikutnya adalah marble molly, untuk jenis ini merupakan jenis ikan hasil silang, ciri khasnya yaitu memiliki corak putih dan berbintik hitam.

Marble Molly juga salah satu kategori jenis molly dengan harga mahal.

6. Marble Lyretail Molly

lyretail molly marble
Harga: Rp25.000 – Rp50.000

Marble Lyretail Molly adalah jenis molly yang merupakan keturunan dari molly marble.

Marble Lyretail Molly memiliki ciri pada tubuhnya yang berbintik putih bercampur dengan background hitam, di tambah dengan ekor yang membentuk huruf U.

7. Silver Molly

silver molly
Harga: Rp3.000 – Rp10.000

Berbeda dari jenis lainnya yang mana terdapat warna warna gelap seperti hitam dan emas, lain halnya dengan silver molly.

Ikan ini memiliki warna warna silver pada seluruh tubuhnya hingga ujung ekornya.

8. Yucatan Molly

jenis ikan molly
Harga: Rp15.000 – Rp50.000

Yucatan molly memiliki ciri pada siripnya yang panjang di bagian punggungnya.

Ikan ini banyak dijumpai di pasar ikan ataupun toko ikan hias, jadi buat kamu yang mencoba memeliharanya tidak akan sulit untuk mencarinya.

9. Tangerine Sailfin Molly

jenis ikan molly
Harga: Rp5.000 – Rp6.000

Jenis selanjutnya adalah sailfin molly tangerine yang mana merupakan jenis molly bersirip panjang, namun berbeda dengan yucatan, jenis ini memiliki warna kucing yang pekat.

10. White Pot Belly Molly

jenis ikan molly
Harga: Rp25.000 – Rp50.000

White Pot Belly Molly memiliki sirip yang panjang, dengan warna silver keputihan.

White Pot Belly Molly memiliki ukuran tubuh yang lebih mungil dari jenis lainnya, membuat nya tampak seperti bola kecil berwarna putih.

11. Wild Green Sailfin Molly

Wild Green Sailfin Molly
Harga: Rp10.000 – Rp15.000

Wild Sailfin molly merupakan jenis molly yang masuk kedalam keluarga sailfin molly, dimana memiliki nama latin Poecilia Petenensis.

Ikan ini berasa dari wilayah Amerika Tengah, Wild Green Sailfin Molly adalah spesies ikan molly terbesar yang menghuni Danau Peten di Guatemala.

Memiliki ukuran tubuh sekitar 15 cm atau lebih pada pejantannya, sedangkan untuk ikan betina ukuran tubuhnya dapat lebih besar dari pejantannya.

Warna dari Wild Sailfin molly cukup beraneka ragam, seperti abu-abu, abu-abu kehijauan, dan warna orange pada siripnya.

12. Liberty Molly

Liberty Molly
Harga: Rp10.000 – Rp20.000

Liberty Molly memiliki nama latin Poecilia Salvatoris, merupakan jenis molly yang masuk kedalam kelompok short-fin molly atau bersirip pendek.

Liberty molly berasal dari El Savador, dengan memiliki ukuran tubuh maksimal sekitar 8 cm saja.

Ikan ini memiliki karakter yang cukup agresif, dan sering melukai sirip ikan lainnya, maka dari itu banyak yang orang yang kurang suka akan liberty molly ini.

13. Molly Hybrids

Molly Hybrids
Harga: Rp100.000 – Rp500.000

Molly Hibryds adalah jenis molly hasil persilangan, antara spesies molly satu dengan lainnya, agar dapat menghasilkan molly yang unik, serta menarik untuk dilihat.

Gambar Ikan Molly

Kesulitan Memelihara Ikan Molly

silver

Untuk memelihara ikan molly ini sebenarnya cukup mudah, dan tidak membutuhkan banyak biaya layaknya memelihara ikan arwana super red.

Namun, ikan ini sangat sensitif terhadap perubahan suhu yang dratis, Jadi jika ingin memelihara ikan ini, sebaiknya harus sangat diperhatikan terkait perubahan suhu aquarium atau aquascape.

Kamu bisa menempatkan aquarium aquascape mu di dalam ruangan AC, atau kamu juga bisa menggunakan kipas pendingin sebagai pengganti AC, sehingga tetap menjaga suhu air ketika terjadi kenaikan suhu.

Cara Memelihara Ikan Molly

ikan hias kecil

Untuk memelihara ikan molly di akuarium caranya adalah kamu harus mempersiapkan aquarium yang cukup untuk menampung ikan, ukuran akuarium tergantung dari banyaknya ikan yang kamu miliki.

Berikanlah aquarium dengan ukuran yang cukup luas, akan tetapi jangan terlalu luas. Siapkan juga air untuk mengisi akuarium.

Karena sebagian besar ikan molly hidup di air payau, beberapa orang sangat merekomendasikan untuk menaburkan garam ke air akuarium.

Tetapi jika terdapat ikan hias lain, jangan lakukan hal tersebut. Karena dikhawatirkan akan ada spesies ikan yang sensitif terhadap air asin, yang bisa membuat ikan mati.

Setelah ikan dimasukkan kedalam akuarium, jangan lupa berikan pencahayaan menggunakan lampu akuarium yang bisa kamu dapatan di toko akuarium atau melalui online shop.

Nyalakan lampu akuarium tersebut setidaknya selama 8jam- 12jam dalam sehari, buatlah akuarium seperti habitat aslinya jika terkena sinar matahari.

Untuk menjaga kondisi ikan agar tetap sehat dan terhindar dari berbagai macam jenis penyakit, silahkan ganti air akuarium dengan berkala, jika dirasa air sudah keruh segeralah ganti dengan air yang bersih.

Gantilah dengan rentan waktu antara 2-3 minggu sekali, setidaknya seperempat dari total air di dalam akuarium. Cara ini digunakan agar menguranig zat berbahaya yang terdapat pada akuarium, yang bisa mengganggu kelangsungan hidup si ikan.

Makanan Ikan Molly

makanan ikan molly

Molly Fish adalah ikan omnivora, yang bisa memakan apa saja yang ada di dalam akuarium.

Mereka juga suka makanan alami, buatan, ataupun makanan yang berbentuk beku. Beberapa diantara makanan yang bagus agar si ikan cepat besar adalah seperti Cacing Sutra, Cacing Darah, dan Artemia.

Selain itu, disarankan juga memberikan pakan ikan secara selang seling dengan pakan ikan pabrikan atau buatan.

Karena jika terus menerus diberikan makanan alami bisa menimbulkan berbagai jenis bakteri yang berbahaya yang hidup terbawa dari pakan alami.

Selain itu juga, memberikan variasi makanan juga membantu ikan agar tidak bosan dalam menyantap makanannya.

Sahabat Ikan Molly

cara membuat aquascape

Sifat dari si molly adalah damai dan tenang, tentunya dengan sifat ini kamu bisa menggabungkan dengan jenis ikan hias kecil lainnya.

Namun perlu diperhatikan, jangan memelihara ikan hias ini dalam akuarium yang kecil, karena bisa membuat si ikan menjadi agresif.

Dalam memelihara ikan hias satu ini, sebaiknya peliharalah dengan jumlah yang banyak, karena ikan ini merupakan jenis ikan yang hidup berkelompok.

Ikan ini juga bisa berbaur secara damai dengan ikan lain yang memiliki kesamaan sifat tenang dan ukuran yang sama.

Untuk jenis ikan yang sangat cocok digabung dengan si molly adalah seperti ikan Platy, Ikan Guppy, Ikan Neon, dan beberapa jenis ikan hias kecil lainnya.

Cara Budidaya Ikan Molly

ikan hias kecil

Untuk membudidayakan ikan molly ini caranya cukup mudah, kamu hanya perlu menyiapkan wadah dengan air yang memiliki suhu sekitar 25-27° C.

Ditambah denan makanan yang baik, serta jaga kesehatan ikan, jangan sampai ikan menjadi stress.

Hampir mirip dengan ikan guppy, ikan molly juga melahirkan anak yang langung bisa berenang. Betina dapat melahirkan hingga puluhan bahkan ratusan ekor anak molly ketika bertelur.

Untuk memulai beternak ikan molly, kamu bisa menggunakan 1 jantan dan beberapa betina.

Setelah proses perkawinan, ikan ini akan melahirkan anaknya dalam waktu kurang lebih 3-5 minggu.

Agar ikan molly kecil tidak dimakan induknya, sediakan pakan yang cukup, atau kamu juga bisa memisahkan antara indukan dan anakan molly.

Jika kamu menggunakan aquarium dalam melakukan pembudidayaan ikan ini, sebaiknya gunakan ukuran 112 liter atau kapasitas 30 gallon.

Ukuran akuarium besar ini digunakan agar terhindarnya pertarungan antar sesama ikan molly jantan dengan demikian juga dapat mengurangi tingkat stress pada ikan.

Agar tidak terjadi inbreed atau perkawinan sedarah yang mengakibatkan kecacatan pada ikan serta berkurangnya daya tahan tubuh si ikan, sebaiknya pilih indukan molly yang tidak sedarah.

Penyakit Ikan Molly

ikan molly

Ikan ini juga bisa terkena penyakit, terdapat 5 penyakit yang bisa menyerang si molly, berikut adalah daftar penyakitnya:

1. White Spot

white spot

Tidak hanya si molly ikan hias kecil lainnya juga bisa terkena penyakit ini, white spot atau bintik putih, atau ich, merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit yang bernama Ichtyopthirius multifiliis.

Cara kerja penyakit ini adalah menyerang bagian sel sel kulit ikan dan menimbulkan bercak putih pada bagian sirip punggung dan juga ekor ikan.

Penyakit ini biasanya menjangkit ikan yang sedang stress atau saat daya tahan ikan sedang menurun.

Penyakit ini akan mudah terlihat pada ikan yang memiliki warna gelap, seperti jenis molly black.

Gejala Penyakit:

  • Ikan sering berada di permukaan air.
  • Terdapat bintik putih dibagian sirip/ekor/kulit/insang.
  • Mengeluarkan cairan seperti lendir di bagian kulitnya.

Cara Mengobati:

1. Secara Alami

  • Dengan menggunakan mahkota dewa. Iris 50 bagian, lalu rebus dengan 3 gelas air atau sekitar 600 cc, tunggu hingga air tersisa hingga 1 gelas saja.
  • Masukkan ramuan tersebut kedalam akuarium, dan lakukan cara tersebut setiap air diganti.

2. Secara Kimiawi

  • Gunakan larutan NaCL sebesar 25% dan rendam ikan didalamnya selama 10 hingga 15 menit.
  • Masukkan ikan kedalam larutan formalin 25 mg per liternya, dengan tambahan malachite green 0,2 mg selama 24 jam.

2. Gyrodactylus SP

Gyrodactylus SP

Protozoa adalah penyakit yang sering sering menjangkit di tubuh ikan molly.

Cara penyerangan dari penyakit ini adalah dengan menggerogoti kulit ikan, sehingga akan terluka dan mengeluarkan darah.

Jika dibiarkan, maka akan menimbulkan penyakit yang fatal, seperti jamuran.

Gejala Penyakit:

  • Nafsu makan ikan akan berkurang dengan drastis
  • Kulit atau tubuh ikan akan terus mengeluarkan darah
  • Banyak lendir pada bagian kulit luar ikan

Cara Mengobatinya:

1. Secara Alami

  • Berikan ramuan daun sirih, dengan merebus daun sirih sebanyak 20 lembar dengan 3 gelas air.
  • Rebus air hingga tersisa 1 gelas saja.
  • Dinginkan air rebusan daun sirih, dan masukkan kedalam akuarium.
  • Berikan ramuan ini ketika kamu mengganti air akuarium.

Baca Juga Manfaat Daun Sirih Untuk Hewan Peliharaan Kesayangan

2. Secara Kimiawi

  • Rendamlah ikan dalam larutan formalin 2,5 ml selama 10 menit.
  • Lalu rendam dengan NH4Cl sebanyak 25 gram pada 1 liter air selama kurang lebih 15 menit.

3. Saprolegnia

Saprolegnia

Penyakit ini adalah jamur yang hidup didalam tubuh ikan. Jamur ini biasanya tumbuh karena bekas luka yang terdapat pada kulit ikan.

Jika tidak segera ditangani maka akan tumbuh jamur-jamur ini. Maka dari itu ketika ikan terluka sebaiknya langsung diobati.

Gejala Penyakit:

  • Ikan akan bergerak menggesekkan kulit atau tubuhnya pada benda disekitarnya, seperti gagang pohon atau hiasan akuarium lainnya.
  • Akan terlihat serat halus berwarna putih pada tubuh ikan yang tengah terluka.

Cara Mengobatinya:

1. Secara Alami

Untuk pengobatan jamur, layaknya penyakti Gyrodactylus SP, maka kamu bisa memanfaatkan daun sirih, caranya juga sama yaitu:

  • Berikan ramuan daun sirih, dengan merebus daun sirih sebanyak 20 lembar dengan 3 gelas air.
  • Rebus air hingga tersisa 1 gelas saja.
  • Dinginkan air rebusan daun sirih, dan masukkan kedalam akuarium.
  • Berikan ramuan ini ketika kamu mengganti air akuarium.

2. Secara Kimiawi

Untuk ini, kamu bisa merendam ikan dalam larutan Malachite green dengan perbandingan 1: 200.000 ml selama satu setengah jam.

4. Lerneae SP

Lerneae SP

Penyakit satu ini adalah disebabkan karena cacing bernama Lerneae SP. Penyakit ini akan menyerang bagian kulit dan daging ikan.

Lerneae SP akan menggerogoti tubuh ikan hingga mengalami pendarahan yang mengakibatkan ikan menjadi terluka.

Gejala Penyakit:

  • Akan terlihat adanya cacing pada kulit ikan.
  • Ikan menjadi kurus secara mendadak.
  • Akan terjadi pendarahan pada bagian yang terkena Lerneae SP.

Cara Mengobatinya:

1. Secara Alami

  • Dengan meggunakan irisan mahkota dewa, iris sebanyak 50 bagian tipis, lalu rebus dalam 3 gelas air atau sekitar 600 cc.
  • Tunggu hingga air menjadi 1 gelas saja. Diamkan rebusan tersebut hingga dingin.
  • Masukkan kedalam akuarium.
  • Lalukan cara tersebut, setiap air akuarium diganti.

2. Secara Kimiawi

  • Rendam dalam larutan NaCl 20%, selama 15 menit.
  • Atau bisa juga menggunakan Larutan KmNo4 20 ppm, selama 2 jam.

5. Argulus SP

Argulus SP

Penyakit ini adalah jenis penyakit yang disebabkan oleh kutu air Argulus SP. Kutu ini akan masuk kedalam tubuh ikan dan menghisap darahnya.

Selain itu, ikan akan menjadi sarang untuk tumbuh kembang telur-telur dari kutu argulus sp ini.

Namun penyakit ini sangat jarang ditemui pada ikan yang dipelihara di akuarium, biasanya penyakit ini menyerang ikan yang dipelihara di bak atau kolam.

Gejala Penyakit:

  • Tampak pada insang kutu yang menempel.
  • Terjadinya pendarahan bekas gigitan kutu air.
  • Terlihat bercak-bercak merah pada bagian perut ikan.

Cara Mengobatinya:

Untuk mengobati ikan ini kamu bisa menggunakan cara alami yang ada di sekitar rumah.

1. Secara Alami Menggunakan Garam Dapur

  • Kamu bisa menggunakan garam dapur, dengan merendam ikan pada garam dapur dengan takaran 10-15 kg/ m3 atau 10-50 gram per liternya.

2. Secara Alami Menggunakan Cangkang Mahkota Dewa

  • Gunakan cangkang mahkota dewa, iris menjadi 50 bagian, kemudian masukkan kedalam 3 gelas air dan rebus.
  • Tunggu hingga air tersisa menjadi 1 gelas saja.
  • Masukkan ramuan tersebut kedalam akuarium/bak/kolam.
  • Gunakan cara tersebut kembali, ketika kamu mengganti air dalam tempat memelihara si ikan.

Harga Ikan Molly

harga molly fish

Berikut adalah daftar harga ikan molly di pasaran

Jenis Ikan MollyHarga
Black MollyRp 10.000
Molly BalonRp 5.000
Molly MarbleRp 3.000
Golden Black MollyRp 3.000
Silver MollyRp 5.000
Ikan Molly KuningRp 4.000
Ikan Molly PolkadotRp 3.000
Ikan Molly MerahRp 5.000
Molly Golden ThailandRp 8.000
Golden Molly BalonRp 4.000

Itulah hal-hal seputar ikan molly, semoga informasi di atas dapat bermanfaat bagi para pembaca. Terima Kasih.


About Naufal Rasyada

Pekerja dan Pelajar yang suka dan tertarik seputar hal-hal teknologi, selain itu saya juga suka hal-hal tentang hewan. Hewan yang saya pelihara antara lain seperti burung lovebird, ikan cupang, dan kucing.

Tinggalkan komentar