Ikan Komet

Ikan komet adalah salah satu jenis ikan hias kecil yang cukup diminati oleh para pecinta ikan hias akuarium.

Alasannya adalah karena ikan ini mudah dipelihara. Selain itu, ikan komet juga cantik dan energik, sehingga mampu menghiasi akuarium dan menambah keindahan dari akuarium itu sendiri.

Nah, bagi kamu yang ingin memelihara jenis ikan hias satu ini, kamu tidak perlu khawatir mengenai harga ikan komet, karena ikan ini tergolong ikan yang murah.

Berikut ini adalah pengenalan mengenai ikan komet mulai dari karakteristik, asal usul hingga berbagai resiko penyakit yang dapat menjangkit si ikan.

Asal Usul Ikan Komet

ikan hias

Ikan hias ini pertama kali dibudidayakan oleh penduduk China pada tahun 1729. Awalnya ikan ini mempunyai fisik seperti layaknya ikan koki.

Memang, ikan komet dan ikan koki ini masih satu kerabat, yaitu dari family Cyprinidae.

Dan pada zaman Dinasti Ming kepopuleran ikan ini semakin meningkat.

Dari situlah mulai banyak bermunculan ikan dengan bentuk tubuh yang beraneka ragam, dimana dihasilkan dengan berbagai jenis ikan komet, bahkan dengan jenis ikan hias lainnya.

Semakin lama, ikan hias cantik ini mulai menyebar ke wilayah Jepang.

Dimana di negeri matahari terbit tersebut, ikan ini mulai muncul spesies yang lebih beraneka ragam lagi, dengan berbagai corak warna yang indah.

Dan hingga saat ini sudah banyak sekali keturunan dari si ikan ini. Dan ikan hias satu ini juga bisa di jumpai di Indonesia.

Mengenal karakteristik Ikan Komet

binatang air indah

Ikan komet sendiri adalah jenis ikan yang begitu aktif dan sangat suka berenang.

Ikan ini memiliki fisik yang begitu familiar, yang mudah dikenali, bahkan oleh orang awam sekalipun.

Ikan hias yang satu ini mempunyai bentuk tubuh yang memanjang dengan bentuk ekor yang melebar sehingga semakin memperindah ketika ikan ini berenang, yang membuatnya terlihat gemulai.

Untuk warnanya juga sangat beragam, namun sebagian besar memiliki perpaduan warna kuning, jingga dan jingga kemerahan.

Makanan Ikan Komet

Makanana Ikan hias Alami

Ikan ini sangat membutuhkan nutrisi untuk membantu pertumbuhannya.

Ikan hias komet merupakan salah satu ikan yang dikenal suka memakan apapun yang ada di akuarium (Termasuk kategori Omnivora).

Ikan ini juga lebih suka makanan yang alami atau masih hidup daripada makanan buatan pabrik seperti pelet.

Makanan favorit dari ikan hias kecil satu ini adalah jentik nyamuk, serangga kecil, cacing darah, udang kecil, alga, brokoli, selada, stroberi, lalat, dan semut.

Daftar makanan tersebut sangat disukai oleh si ikan, dan juga sangat membantu untuk pertumbuhan ikan agar cepat besar dan mampu memberikan warna sisik yang indah dan menawan.

Cara Merawat Ikan Komet

Cara Merawat Ikan Komet

Sebenarnya, jenis ikan hias satu ini adalah jenis ikan yang tidak banyak membutuhkan perawatan khusus, biaya yang besar, atau teknik khusus yang berbelit.

Yang terpenting dalam memelihara ikan ini adalah selalu menjaga kebersihan dari akuarium itu sendiri.

Berikut ini adalah tips merawat ikan komet:

Tips Memelihara Ikan Komet

1. Persiapkan Akuarium

Siapkan akuarium yang cukup luas bagi si ikan, sesuaikan dengan jumlah ikan yang akan dimasukkan kedalam akuarium.

Buatlah akuarium dengan ukuran kurang lebih 57 Liter. Akuarium tersebut akan membuat si ikan merasa nyaman untuk bergerak.

2. Isi Akuarium Dengan Air Bersih

Isikan air bersih dan biarkan air mengendap serta menyesuaikan dengan suhu ruangan selama kurang lebih 12 jam, baru setelah itu ikan kedalamnya.

Karena jika kualitas air buruk akan mengakibatkan ikan ini stress dan akhirnya mengalami kematian.

3. Berikan Filter Akuarium

Agar tetap menjaga kebersihan akuarium, berikanlah filter akuarium, sehingga pH dan kadar oksigen didalam air tetap terjaga.

4. Berikan Makanan Secara Rutin

Untuk makanan, berikanlah 2 kali setiap hari, pagi dan sore, dan jangan berlebihan.

Karena ikan ini adalah jenis ikan rakus dan memakan makanan sebanyak mungkin.

Alhasil kotoran ikan akan membuat akuarium cepat kotor dan keruh. Meskipun ikan komet merupakan ikan yang sangat suka makanan hidup, sebaiknya berikan 2 kali seminggu saja, jangan setiap hari.

Dan untuk makanan sehari-hari, cukup berikan pelet saja, dengan seperti ini, pastinya akan tetap menjaga kebersihan akuarium.

5. Ganti Air Secara Rutin

Meskipun telah diberikan filter, sebaiknya akuarium tetap di ganti dengan air yang baru setiap 3-4 minggu sekali.

Dalam mengganti air akuairum, tidak perlu mengganti seluruhnya, cukup 3/4 bagian saja, atau jika dirasa sudah cukup kotor, bisa diambil setengah dari air yang ada di akuarium.

Kemudian masukkan air bersih kedalam akuarium.

6. Berikan Ruang dan Dekorasi

Berikan ruang bagi ikan untuk bergerak, sehingga ikan tidak mengalami stress.

Dan berikan juga dekorasi, agar ikan merasa senang, terhibur, dan bahagia.

Usahakan dekorasi diganti setiap 2 minggu sekali agar ikan tidak merasa jenuh.

7. Jangan Dicampur dengan Ikan Agresif

Jangan campurkan ikan komet dengan jenis ikan hias agresif lainnya seperti ikan arwana.

Adanya ikan agresif akan membuat ikan menjadi bertengkar, dan malah menyebabkan kematian bagi ikan.

Akan lebih baik jika kamu mencampurkan dengan ikan yang tidak agresif seperti, ikan guppy, atau ikan sapu-sapu.

Karena ikan tersebut, adalah ikan pemakan lumut, jadi dapat membantu untuk tetap menjaga kebersihan akuarium.

Resiko Penyakit Ikan Komet

penyakit iwak hias

Dalam memelihara ikan hias, resiko penyakit adalah momok yang mengerikan dan merugikan.

Terlebih serangan penyakit tersebut bisa membuat ikan mati tiba-tiba.

Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi ikan hias terkena penyakit, salah satunya adalah kondisi air akuarium yang tidak terjaga. Kondisi air akuarium yang kotor dan tidak terawat.

Selain itu, penyebaran penyakit juga dapat disebabkan oleh virus yang dibawa dari makanan ikan yang masih hidup dan tidak higenis atau tidak dibersihkan sama sekali sebelum diberikan pada ikan.

Diantara berbagai macam jenis penyakit pada ikan hias, berikut adalah penyakit yang sering menjangkit ikan hias:

  1. Penyakit Luka pada tubuh
  2. Penyakit Sisik Mengembung
  3. Penyakit Fin Rot

Demikian aritkel tentang ikan komet, semoga bisa memberikan manfaat dan menambah wawasan.

Semoga bermanfaat.

About Naufal Rasyada

Pekerja dan Pelajar yang suka dan tertarik seputar hal-hal teknologi, selain itu saya juga suka hal-hal tentang hewan. Hewan yang saya pelihara antara lain seperti burung lovebird, ikan cupang, dan kucing.

Tinggalkan komentar