Burung Parkit Holland

Parkit Holland – Burung parkit sendiri adalah burung yang pintar, ia mampu mengenali sekitar dengan cepat, mudah dalam beradaptasi juga, dan burung parkit ini juga mudah bersahabat dengan manusia lho.

Fakta unik lainnya adalah burung parkit memiliki tubuh dengan suhu 39 derajat celcius dan ia mampu mendengarkan suara pada gelombang 400-20.000 Hz.

Selain itu burung parkit merupakan hewan yang bisa dilatih untuk bisa berbicara layaknya manusia.

Dan juga burung parkit ini mampu merekam gambar di sekitarnya sekitar 150 gambar per detiknya mantapkan.

Nah khusus di artikel ini kita akan berkenalan dengan burung parkit jenis parkit holland. Parkit ini memiliki nama ilmiah Mellopsittacus Undulates.

Ia dikenal sebagai kembaran burung parkit lokal di indonesia.

Yang membedakan burung parkit lokal dan burung parkit holland adalah ukuran tubuhnya.

Selain itu bulu Holland Parakeet lebih memiliki variasi warna dimana warnanya lebih cerah dan beragam.

Sedangkan pada parkit lokal biasanya hanya ada warna biru dan hijau serta kuning saja.

Mari kita kupas lebih dalam tentang dia si “Parkit Holland” ?

Yuk kita masuk saja ke pembahasannya langsung.

1. Habitat Parkit Holland

Burung ini berasal dari negara belanda, nah saat ini parkit holland menjadi salah satu hewan peliharaan populer terutama di negara jepang, korea dan bahkan amerika.

Di habitat aslinya holland parakeet bertempat tinggal di antara pohon berlubang, bukit yang tinggi, gunung-gunung, hutan dan savana.

Sama seperti jenis burung parkit lainnya burung parkit ini juga suka hidup berkoloni atau berkelompok dengan parkit lainnya.

2. Ciri Parkit Holland

ciri parkit holland

Holland Parakeet memiliki bentuk yang hampir mirip dengan parkit lokal indonesia.

Namun burung ini adalah jenis burung parkit dengan body yang bagus.

Lebih besar dari body parkit lokal, atau hampir seukuran dengan burung lovebird.

Lalu yang membedakannya lagi dengan parkit lokal adalah warna pada bulunya.

Dimana Holland Parakeet memiliki banyak sekali perpaduan warna dalam tubuhnya.

Ada yang memiliki warna biru bercampur putih, hijau bercampur kuning, atau bahkan biru tosca yang bergradasi dengan kuning dan putih.

3. Makanan Parkit Holland

makanan parkit anakan

Makanan holland parakeet ini sendiri adalah biji-bijian yaitu jewawut, millet merah, millet putih, atau beras merah.

Parkit juga menyukai sayuran seperti wortel, jagung, tauge, dan sayuran hijau seperti sawi serta kangkung.

Kalau kamu ingin membuat makanan sendiri bisa kamu takar dengan ukuran 5 : 1, yaitu semisal untuk millet putih 5 kepal dan millet merah 1 kepal.

Atau kalau ingin praktis kamu bisa membeli makanan parkit berupa kemasan seperti VitaKraft atau Ebod Canary.

4. Reproduksi Parkit Holland

cara ternak parkit

Burung parkit merupakan burung yang mudah beradaptasi.

Dalam perawatan yang baik Holland Parakeet bisa mencapai usia 8 tahun.

Namun dalam perawatan Holland Parakeet ini harus memperhatikan suhu udara pada ruangan atau kandangnya.

Karena jenis parkit ini tidak bisa cepat beradaptasi di iklim indonesia dimana temperatur suhu yang berbeda dibandingkan dengan temperatur suhu di belanda.

Maka sebaiknya berikanlah kandang yang baik.

Parkit Belanda atau Holland ini bereproduksi dengan cara bertelur, dan ia mampu bertelur hingga 6 butir.

Parkit ini bersifat monogami, atau bisa di bilang setia dengan pasangannya.

Parkit Holland yang telah berjodoh akan bertelur dan mengerami nya sekitar 17-19 hari.

Nah apabila kamu ingin berternak parkit holland maka siapkanlah kandang yang memiliki suhu tetap antara 23-25 derajat celcius.

Untuk anakan holland parakeet ini akan siap dipanen ketika mereka menginjak umur 10 hari.

5. Predator

elang

Burung parkit di habitat aslinya memiliki musuh, musuh burung parkit sendiri kebanyakan adalah burung yang lebih besar seperti Elang atau Rajawali.

Namun sering juga burung parkit menjadi santapan kucing hutan, dan ular.

Jika kamu memelihara burung parkit di rumah jangan mengira bahwa ancaman dari predator sudah aman.

Karena kucing dan anjing pun senang sekali memburu mereka, maka sebaiknya berikan kandang yang baik yang sulit di jangkau oleh kucing dan atau anjing.

6. Kandang

kandang burung parkit

Siapkan kandang untuk si holland parakeet ini dengan ukuran 30 x 30 x 60 cm jika kamu ingin memelihara sepasang hingga 2 pasang holland parakeet.

Namun apabila kamu ingin memelihara banyak maka buatlah kandang koloni yang bagus, dengan memperhatikan suhu udara.

Jangan lupa juga siapkan glodok atau sarang untuk si burung parkit bertelur dan beristirahat.

Glodok yang baik memiliki ukuran 10 x 10 x 20 cm.

Saran kalau ingin memelihara parkit holland sebaiknya koloni, karena selain dia yang memiliki habitat berkoloni, ini juga mengurangi kadar stress si burung.

7. Harga Burung Parkit Holland

Harga

Harga Parkit Holland sendiri termasuk jenis burung dengan harga yang menengah, satuan nya bisa mencapai 200.000 hingga 300.000 rupiah.

Beda dengan parkit lokal yang biasanya harganya hanya 50.000-80.000 rupiah  saja.

Pilihan terbaik jika kamu ingin memelihara holland parakeet adalah dengan mencari peternak burung jenis ini.

Karena biasanya peternak parkit holland ini hanya sedikit sekali.

Hal ini disebabkan sedikitnya orang yang berani mengimport burung parkit jenis ini dan juga perawatannya yang tidak begitu mudah.

Selain itu kamu juga harus tahu jenis parkit lainnya, yaitu seputar jenis burung parkit rosella, burung parkit yang pandai bersiul.

Nah itulah burung parkit holland, bagaimana?

Berminat untuk memelihara?

Maka rawatlah dengan baik dan benar ya..

Pencarian artikel yang sama :

  • Parkit Belanda
  • Holland Parakeet
  • Burung Parkit
  • Makanan Burung Parkit
  • Habitat Burung Parkit
  • Cara Ternak Parkit

Kategori Burung

Tinggalkan komentar