Ikan Tetra

Artikel ini membahas seputar ikan tetra, yaitu ikan hias yang disukai oleh para pecinta ikan hias karena warnanya yang unik.

Ikan tetra adalah jenis ikan dengan family Characidae. Dimana terdapat lebih dari 700 spesies yang dikenal dari jenis ikan hias tetra ini.

Dari mulai yang memiliki ukuran kecil seperti Glowlight Tetra, hingga yang terbesar, yaitu ikan pacu.

Ciri Ikan Tetra

Ciri Ikan Tetra

Ikan ini berasal dari perairan di wilayah Amerika Selatan, Amerika Tengah, Afrika, dan juga Indonesia.

Jenis ikan ini merupakan ikan yang senang bergerombol mulai dari 6 ekor atau lebih.

Ikan tetra dewasa memiliki ukuran tubuh sekitar 4-5 cm.

Dan untuk tetra betina ukurannya akan tampak lebih besar, gemuk, karena perutnya yang lebih buncit.

Ikan ini memiliki ciri warna yang beraneka ragam, ada yang merah, biru, hitam, dan perak.

Mereka merupakan ikan yang suka memakan jenis makanan apapun yang ada dipermukaan air (Top Feeder).

Dengan pemeliharaan yang benar, ditambah kebutuhan nutrisi yang terpenuhi, ikan ini mampu hidup hingga 10 tahun.

Selain ukuran dan warna yang menarik serta mengundang decak kagum orang, ikan ini juga memiliki karakter yang jinak dan lembut.

Namun, ikan ini terkenal akan kelincahannya dalam berenang didalam akuarium, sehingga cocok untuk menghiasi akuarium kamu.

Cara Mendapatkan Ikan Tetra

toko ikan hias

Untuk bisa memelihara ikan ini, kamu dapat membelinya di berbagai toko ikan hias yang ada di daerah kamu.

Karena ikan ini sering dijual diberbagai toko ikan hias di seluruh wilayah Indonesia.

Selain itu, kamu juga bisa membelinya secara online, dengan penjual ikan yang sudah terpercaya tentunya.

Dalam pemeliharaan ikan ini sebaiknya jangan membeli 1 atau 2 ekor, sebaiknya pelihara 6-10 ekor, sehingga ikan tidak merasa kesepian.

Karena ikan ini merupakan jenis ikan yang suka berenang bersama teman-temannya.

Sebab jika ikan ini jika merasa kesepian terkadang menjadi stress, dan mudah terserang white spot.

Tenang saja, untuk masalah harga, ikan ini memiliki harga terjangkau, mulai dari Rp 2000,- hingga Rp 9.000,-

Ikan Hias Yang Bersahabat

ikan hias aquascape

Ikan tetra dapat bersahabat dengan berbagai jenis ikan hias kecil lainnya, karena ikan ini dikenal sebagai ikan yang cinta damai.

Kamu bisa memasukkan bersama sesama tetra lainnya seperti cardinal tetra, green tetra, atau lainnya.

Namun, jika ikan ini digabung dengan ikan dengan sirip panjang seperti ikan komet atau ikan koki, biasanya ikan ini akan menggigit sirip dari ikan tersebut.

Karena ikan ini, senang dan mudah tertarik pada sesuatu yang bergerak di aliran air.

Makanan Ikan Tetra

pelet ikan

Untuk perihal makanan, jenis ikan ini merupakan ikan yang tidak pilih-pilih.

Kamu dapat memberikan makanan apa saja, namun tetap harus diperhatikan, jadi berikan makanan yang terbaik.

Untuk pemberian yang optimal, kamu bisa memberikan makanan campuran baik untuk makanan alami ataupun pabrikan.

Kamu bisa memberikan makanan alami seperti serpihan ikan, krill, udang air asin, plankton, artemia, daphnia, kutu air, cacing darah,dan masih banyak lagi.

Jika kamu merasa kerepotan, kamu juga bisa memberikannya pelet ikan.

Namun yang perlu diperhatikan adalah ukuran dari makanannya, karena mulut ikan ini kecil, sebaiknya remuk atau perkecil ukuran makanan dari ikan ini sehingga ikan tetra akan mudah memakannya,

Jangan terlalu banyak memberikan porsi makan kepada ikan ini, karena porsi makannya sendiri tidak banyak.

Dengan pemberian makanan yang berlebihan, malah akan membuat akuarium cepat kotor, dan menimbulkan berbagai macam penyakit yang dapat menyerang ikan hias.

Sebaiknya berikan makanan sebanyak 2 kali sehari saja.

Akuarium Ikan Tetra

aquascape ikan hias

Untuk bisa memelihara dengan baik dan membuat ikan nyaman, kamu perlu menyiapkan akuarium yang baik pula.

Sebaiknya siapkan akuarium yang agak besar, dan dapat menampung sekelompok ikan tetra.

Untuk ukurannya sendiri setiap tetra dengan ukuran 3 cm membutuhkan 4 liter air.

Sehingga jika 10 ekor, maka kamu perlu menyiapkan sekitar 75 liter atau setara dengan 20 US liquid Gallon.

Gunakan cahaya akuarium yang memiliki timer atau pengatur waktu, dimana atur timernya menjadi 10-12 jam setiap harinya, untuk pencahayaan.

Pompa udara juga diperlukan dalam akuarium sehingga dapat menjaga oksigen dalam air.

Ikan ini lebih menyukai air dengan tingkat pH yang rendah, sekitar pH 6.

Dan untuk temperatur yang pas sekitat 23,5 – 26 derajat celcius.

Untuk membantu menjaga pH air, maskkan kerikil berukuran 2,5 – 5 cm di bawah akuarium.

Selain itu, kamu juga dapat menghias akuarium dengan tanaman, atau patung, atau ornamen akuarium lainnya, yang penting disesuaikan dengan ukuran akuarium sehingga tidak memakan tempat.

Sebab, dengan akuarium yang sesak, ikan tetra akan menjadi stress dan menyebabkan timbulnya penyakit mematikan seperti Disease.

Untuk tumbuhan sendiri, jangan gunakan tumbuhan palsu, namun gunakan tumbuhan air yang hidup, dengan adanya tumbuhan ini dapat menyeimbangkan bahan kimia dan nutrisi bio dalam akuarium.

Jika kamu baru membeli ikan ini dari toko ikan hias, sebaiknya jangan langsung dimasukkan kedalam akuarium yang notabane nya menjadi rumah baru bagi si ikan.

Akan tetapi diamkan ikan terlebih dahulu dalam plastik selama 10 menit, untuk menyetarakan suhu air di plastik dan akuarium, sehingga ikan tidak stress.

Agar lebih mempermudah dalam adaptasi di lingkungan baru, sebaiknya dalam memasukkan ikan dilakukan secara perlahan, dan pindahkan ikan dengan jaring khusus.

Suhu Ideal Akuarium Ikan Tetra

Yang menjadi kunci sehat, dan baiknya pertumbuhan ikan salah satunya adalah kondisi air.

Maka kamu perlu melakukan cek suhu air, level pH, dan spesifikasi lain, secara berkala, dengan kondisi air yang baik, maka kebersihan akuarium akan terjaga.

Level pH yang ideal bagi ikan ini adalah berkisar di angka 6,5 – 7,8, dengan kadar amonianya adalah 0.

Untuk kandungan nitrat sebaiknya dibawah 40 ppm, dan alkalinitasnya sekitar 80 ppm.

Dalam pergantian air secara rutin, sebaiknya 10-35% air harus diganti, dan lakukan paling tidak 2 minggu sekali.

Jenis Ikan Tetra

Kelompok ikan ini ada banyak sekali, dengan banyaknya jenis ikan tetra, terdapat beberapa jenis ikan tetra yang menjadi populer dan sering menghiasi aquascape.

Seperti jenis ikan neon, yang merupakan salah satu jenis ikan tetra, dimana ikan ini dapat bercahaya layaknya namanya ketika berada di keadaan gelap.

Dan untuk tetra sendiri, memiliki beberapa jenis populer yang sering dipelihara, berikut ulasannya.

1. Black Widow Tetra (Gymnocorymbys Ternetzi)

black widow tetra

2. Black Phantom Tetra (Hyphessobrucon Megalopterus)

black phantom tetra

3. Neon Black Tetra

neon black tetra

4. Bleeding Heart Tetra (Hyphessobrucon Erythrostigma)

Bleeding Heart Tetra

5. Neon Cardinal Tetra (Paracheirodon Axelrodi)

neon cardinal tetra

6. Congo Tetra (Phenacogrammus Interruptus)

congo tetra

7. Diamond Tetra

diamond tetra

8. Ember Tetra (Hyphessobrycon Amandae)

ember tetra

9. Emperor Tetra

emperor tetra

10. Neon Glowlight Tetra

neon glowlight tetra

11. Lemon Tetra (Hyphessobrycon Pulchripinnis)

Hyphessobrycon Pulchripinnis

12. Neon Tetra (Paracheirodon Innesi)

neon tetra

13.Penguin Tetra (Thayeria Boehlkei)

Thayeria Boehlkei

14. Red Eye Tetra

red eye tetra

15. Ikan Rummy Nose Tetra (Hemigrammus Rhodostomus)

Hemigrammus Rhodostomus

16. Ikan Serpae Tetra (Hyphessobrucon Eques)

Hyphessobrucon Eques

17. Ikan Silver Tip Tetra (Hasemania Nana)

Hasemania Nana

18. Ikan Splashing Tetra (Copella Arnoldi)

Copella Arnoldi)

19. Ikan Tetra X-ray Pristella (Pristella Maxillaris)

Pristella Maxillaris

20. Ikan Tetra Bloodfin

bloodfin tetra

Penyakit Ikan Tetra

Penyakit Ikan hias

Walau terkenal akan kelincahan dan ketangguhannya, tetap saja, ikan ini rentan terhadap serangan penyakit.

Sering kali ikan ini terkena penyakit Anchor Worm atau cacing jangkar, dimana ikan yang terkena ini akan terus menubrukkan tubuhnya ke media-media yang ada di akuarium.

Maksud gerakan tersebut adalah untuk menggaruk kulitnya yang gatal, ditambah jika ikan terkena cacing jangkar sisiknya akan mengeluarkan benang hijau keputihan.

Jika benar dalam pengobatannya, penyakit ini dapat disembuhkan kurang dari 1-2 minggu.

Selain anchor worm, tetra juga kerap terserang masalah jamur yang timbul oleh parasit, sebab kondisi air yang buruk, dan ikan yang stress.

White spot juga merupakan penyakit yang menghantui ikan tetra, dimana ikan yang terkena penyakit ini akan terus menggarukkan tubuhnya ke kaca atau ornamen akuairum.

White spot sendiri disebabkan oleh adanya parasit bernama Ich, untuk mengatasi penyakit ini kamu dapat memisahkan ikan ke wadah khusus, yang maka suhu airnya sudah dinaikkan, dan ditambahkan 2-3 sendok teh garam per 19 liter air selama 10 hari.

Masalah lain yang timbul adalah rusaknya sirip ikan karena perkelahian antar sesama ikan, serta buruknya kondisi air akuarium, dimana hal ini ditandai dengan sirip ikan yang menjumbai dan kusam.

Akhir Kata

Faktor paling utama dalam menjaga kesehatan ikan adalah kualitas air yang bersih, dan kondisi yang nyaman.

Dimana dengan demikian, membuat ikan menjadi senang dan bahagia, serta terhindar dari stress.

Demikian seputar ulasan mengenai ikan tetra, semoga bermanfaat.

Terima Kasih.

About Anjani

Saya masih pelajar, namun suka sekali menulis, selain itu saya juga menyukai binatang peliharaan, saat ini saya memelihara kucing, dan burung sebagai hewan peliharaan.

Tinggalkan komentar