Anjing Maltese

Anjing maltese adalah ras anjing yang masuk dalam kategori hewan peliharaan rumahan.

Ciri khas dari anjing ini adalah bentuk tubuhnya yang kecil dan mungil, warna bulu yang putih di sebagian tubuhnya, membuat nampak anggun anjing maltese ketika berjalan dan menarik perhatian yang melihatnya.

Sifat dari anjing ini adalah lembut, ramah terhadap hewan peliharaan lain, dan dapat bersosialisasi dengan manusia.

Ciri khas yang paling mudah dikenali dari anjing maltese adalah bulunya yang putih berkilau dan halus.

Membuatnya terkesan glamor dan mewah, postur tubuh yang kecil dan sikapnya yang anggun membuat anjing ini banyak digemari untuk dipelihara.

Meskipun bersifat anggun, anjing maltese terkenal sebagai anjing yang pemberani, walau tubuhnya kecil namun mereka memiliki insting kewaspadaan yang tinggi, energi yang banyak, dan kelincahan yang menakjubkan.

Maltese juga jenis anjing yang mudah untuk dilatih dan patuh, hal ini karena kepintaran yang dimilikinya.

Ciri Ciri Anjing Maltese

anjing malta

Seperti jenis anjing lainnya, maltese juga memiliki ciri-ciri atau karakteristik. Dengan karakteristik inilah yang memudahkan untuk membedakan jenis anjing satu dan lainnya.

Karakteristik akan muncul dengan bertambahnya usia anjing, sehingga kamu harus selalu bisa mengenali karakteristik anjing yang kamu pelihara.

Berikut ini beberapa ciri-ciri khusus yang dimiliki oleh anjing maltese:

1. Ciri Fisik

  • Bertubuh kecil
  • Mata berwarna hitam dan besar
  • Hidung berwarna hitam
  • Memiliki bulu dengan lapisan tunggal
  • Bulu berwarna putih atau ivory muda
  • Tekstur bulu sangat halus
  • Jenis anjing maltese show memiliki bulu yang panjang, jatuh lurus terurai, hampir mendekati permukaan tanah, sekitar 8-22 cm
  • Tinggi untuk pejantan 21-25 cm
  • Tinggi untuk betina 20-23 cm
  • Berat antara 3-4 Kg

2. Ciri Sifat

Anjing maltese adalah jenis anjing penyayang, lucu, bersemangat, dan lincah, serta patuh terhadap pemilik.

Anjing ini juga dikenal sebagai nama anjing maltis, dengan karakter sifat yang cerdas, mudah diajarkan berbagai trik, pemberani, dan cepat memberikan tanda ketika ada sesuatu yang mencurigakan.

Anjing ras ini merupakan anjing ras pendamping yang anggun, dan sangat indah. Mereka mampu bersosialisasi dengan jenis anjing lainnya, serta suak bermain.

Anjing maltese senang bermain di area outdoor bahkan beberapa diantaranya senang melompati genangan air.

Namun anjing ini merupakan jenis anjing yang memilih jenis makanannya, jangan biarkan anjing ini memiliki sikap “Small Dog Syndrome“.

Perilaku ini disebabkan oleh pemilik yang membuat anjing peliharaannya percaya bahwa dirinya merupakan Pemimpin (Pack Leader) dari manusia.

Sama dengan jenis anjing lainnya, hal ini dapat menyebabkan masalah perilaku, apabila anjing percaya jika dia adalah bossnya, maka dapat membuat sifat anjing menjadi kasar terhadap anak-anak, bahkan orang dewasa sekalipun.

Jangan juga terlalu memanjakan atau overprotect terhadap jenis anjing maltese ini, karena dapat membuat mereka tidak stabil dan beberapa memiliki sifat cemburu apabila kehadiran tamu.

Masalah perilaku lainnya yang dapat muncul adalah separation anxiety, sangat menjaga dan menggonggong secara obsesif.

Perilaku ini bukanlah sifat sebenarnya dari anjing maltese, namun terbentuk dari pemilik yang memperlakukannya, perilaku ini akan hilang apabila anjing berada pada pack leader yang stabil.

3. Usia

Untuk usia, anjing ini memiliki usia sekitar 15 tahun atau lebih, mungkin juga dapat hidup hingga usia 18 tahun, namun sangat penting dalam perawatan adalah menjaganya dari tempat yang lembab.

4. Grooming

Menyisir dan menyikat bulu merupakan hal yang wajib dilakukan setiap hari kepada anjing jenis maltis ini.

Namun dalam perlakuannya harus dilakukan secara lembut karena bulu dari anjing ini sangatlah halus.

Jaga kebersihan mata setiap hari sebagai pencegahan adanya kotoran, dan bersihkan dagunya ketika selesai makan.

Mandikan dengan menggunakan dry shampoo secara teratur dan pastikan hingga tubuh anjing benar-benar kering.

Jaga juga kebersihan telinga dan rawat bulu yang tumbuh di lubang telinga. Apabila bulu diatas kepala lebat, sebaiknya diikat atau dibuat jambul agar tidak menutup matanya.

Beberapa pemilik melakukan pencukuran bulu di atas kepala anjing menjadi pendek.

Dan anjing ini merupakan jenis anjing yang bulunya tidak mudah rontok, sehingga baik untuk pemilik yang memiliki alergi.

Asal Usul Anjing Maltese

Sejarah anjing maltese tercatat pada abad ke-19 dan populer dengan berbagai macam sebutan. Maltese pada awal dikenal di abad-abad lalu memiliki nama “Canis Melitaeus”, dalam bahasa latin.

Anjing ini pertama kali di kembang biakkan di negara Italia. Anjing ini juga dikatakan memiliki darah Miniature Spaniel dan Poodle.

Anjing Maltese pertama kali dikenal sebagai anjing ras Malta, yaitu tempat yang merupakan asal dari anjing ini.

Anjing Maltese dulu dikenal sebagai nama “Ye ancient dogge of Malta”. Merupakan jenis anjing ras yang dimiliki oleh seluruh bangsawan di dunia.

Di negara Inggris, anjing maltese populer dengan sebutan “anjing kuno Malta” atau juga sering disebut sebagai “anjing Romawi Ladies”, dan beberapa nama lainnya yang sering dijulukkan kepada hewan peliharaan ini. Sementara pada The Kennel Club, Maltese menggunakan nama “Malta”.

Diperkirakan jika nenek moyang Malta adalah berasal dari ras anjing Spitz. Anjing Spitz merupakan ras anjing yang berasal dari wilayah danau Swiss.

Beberapa catatan lainnya juga memberikan opini jika anjing maltese merupakan ras anjing Asia yang memiliki kemiripan dengan Tibetan Tirrier.

Terdapat catatan mengenai Anjing Maltese yang didapatkan dengan penemuan Arkeolog di kota Etrucan, Kota Vulci, dan menimbulkan dugaan bawah Maltese telah ada sejak zaman 500 SM.

Beberapa penguat lainnya mengenai anjing Malta, terdapatnya karya sastra Yunani dan Romawi mengenai anjing ini.

Cara Merawat Anjing Maltese

cara merawat anjing maltese

Cara merawat anjing maltese membutuhkan beberapa perhatian lebih dalam beberapa hal, Malta merupakan hewan peliharaan yang rentan terhadap gangguan kesehatan ketika dibiarkan dalam suhu yang panas.

Ras anjing dengan bulu yang panjang, menjadi salah satu alasan jika anjing ini merupakan ras anjing anjing yang kurang cocok untuk berada ditengah anggota keluarga yang memiliki anak kecil.

Kesehatan bulu yang tidak dirawat dan dijaga dengan benar, membuat bulu anjing yang kecil dan halus menjadi rontok dalam kondisi yang parah.

Sebenarnya, anjing maltese umumnya tidak sulit untuk beradaptasi makanan, namun sebagian genetik ras anjing ini memiliki sensitif tinggi terhadap menu makanan tertentu.

Ras Malta yang memiliki sensitif tinggi terhadap makanan, maka sebagai pemilik harus dapat memilihkan jenis makanan yang sesuai untuk anjing peliharaannya.

Agar lebih tepat dalam menentukan makanan, kamu bisa meminta saran melalui forum sesama pecinta anjing atau melakukan konsultasi kepada dokter hewan.

Cocok untuk pemulaBaik
Cocok untuk dipelihara pada ruangan kecilBaik
Kemudahan dalam perawatanBaik
Ditinggal dalam waktu lamaKurang Mampu
Ketika dalam Suhu DinginCukup
Ketiak dalam Suhu PanasKurang Mampu
Ramah dengan hewan lain dan manusiaBaik
Karakter terhadap orang asingCukup
Bobot badan mudah gemukCukup
Kepintaran untuk menerima pelatihanBaik
Kecenderungan dalam menggonggongTidak Terlalu
Keinginan untuk bermainBaik

Cara Merawat Anjing Maltese Dewasa

Ras Malta ini memiliki temperamen yang bisa dibilang tidak pernah takut. Anjing ini memiliki daya tariknya tersendiri yaitu selalu bersemangat, aktif bermain, dan memiliki rasa percaya serta respon yang baik.

Maltese adalah jenis anjing yang cerdas dan perhatian terhadap pemiliknya, sehingga banyak orang yang suka dan tertarik untuk memelihara anjing ini.

Maka dari itu agar anjing ini dapat dilatih dan beradaptasi secara baik, maka membutuhkan perawatan yang tepat, baik untuk anjing itu sendiri ataupun untuk tempat / kandangnya.

Anjing ini sangat suka bermain dan melompat ke kubangan air atau lumpur, sehingga perawatan harus selalu diperhatikan untuk menjaga kebersihan anjing.

Berikut adalah perawatan yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan dan kebersihannya.

  • Bersihkan area wajah anjing setiap hari guna mencegah noda air mata berada di sekitar mata
  • Bersihkan bulu dan tubuh anjing setiap hari guna mencegah adanya bulu yang mengikal dan rontok.
  • Potong secara rutin bulu Maltese dengan menggunakan puppy cut sekitar 1 hingga 2 inci.
  • Ketika terdapat noda air mata, maka dapat dihapus menggunakan sisir logam halus dan bergigi yang sudah dibasahi menggunakan air hangat, kemudian usap disekitar mata.
  • Perhatikan makanan yang mengandung pewarna guna mencegah terjadinya noda air mata.
  • Pembersihan di area wajah harus tetap kering dan bersih.
  • Anjing maltese harus rajin di sisir bulunya setiap hari dengan lembut.
  • Bersihkan area dagu Maltese ketika selesai makan dari sisa makanannya yang menempel.
  • Rutin memandikan Maltese menggunakan shampoo kering.
  • Bersihkan area telinga dan cabut rambut yang tumbuh pada bagian dalam telinga anjing maltese.
  • Ikat bulu pada bagian atas kepalanya agar tidak mengganggu penglihatan, sebagian melakukan pemotongan bulu menjadi pendek.
  • Disarankan melakukan konsultasi kepada dokter hewan ketika anjing mengalami gangguan kesehatan, seperti bersin berlebihan, alergi, mendengus, atau masalah lainnya.

Anjing maltese adalah anjing yang manja, namun anjing ini sangat penyayang terhadap pemiliknya.

Kamu sebagai pemiliknya harus dapat memberikan waktu untuk membelai dan mengajak Maltese bermain, agar mereka senang.

Cara Merawat Anak Anjing Maltese

Anak anjing maltese memiliki ukuran yang kecil dan mungil. Sehingga perlu perawatan yang berbeda dan khusus, agar dapat tumbuh dengan baik dan sehat.

Perawatan anak maltese hampir serupa dengan maltese secara umum, hanya saja membutuhkan kandang khusus sebagai tempat anak anjing tersebut.

Berikut ini adalah perawatan yang dapat dilakukan untuk merawat anak maltese agar selalu sehat.

  • Perhatikan kandang untuk anak Maltese, pastikan kandang harus kering dan bersih.
  • Berikan pakan khusus untuk anak anjing, hindari makanan yang mengandung pewarna atau zat kimia lainnya yang membahayakan, jangan lupa untuk memberikan air minum yang bersih dan cukup.
  • Bersihkan area wajah anjing setiap hari dengan menggunakan air hangat guna mencegah adanya noda air mata disekitar mata anak Maltese.
  • Bersihkan tubuh anak maltese setiap hari agar bulu cepat tumbuh dengan baik dan bersih.
  • Dan ketika bulu sudah mulai tumbuh, selalu jaga kebersihannya dengan membersihkan setiap hari agar tidak mudah rontok, dan bulu tetap terjaga kebersihannya, serta tidak mengikal.
  • Untuk memandikan anal Maltese gunakanlah air hangat dan dry shampo.
  • Bersihkan dan potong kuku anak Maltese ketika sudah panjang dan kotor.
  • Bersihkan area telinga dan dagu anjing dari kotoran atau sisa makanan yang menempel.
  • Selalu perhatikan pertumbuhan dan adaptasi dari anak anjing maltese dengan baik.
  • Dianjurkan untuk melakukan medical check-up dengan dokter hewan untuk mengetahui kesehatan anak maltese.

Selain perawatan rutin, anak maltese juga membutuhkan pelatihan untuk melatih daya tangkap dan kepekaannya.

Perawatan terhadap mental anjing juga harus dilakukan, maka anjing perlu membutuhkan pelatihan.

Maltese adalah ras anjing yang memiliki karakter aktif dan lincah, sehingga harus dilatih setiap hari agar anjing menjadi kuat dan tidak lesu.

Kamu dapat mengajak anjing Malta bermain dan jalan-jalan, selain itu latihlah anjing untuk membuang kotorannya ditempat khusus yang sudah disediakan.

Kamu dapat melakukan pelatihan ini ketika anjing sudah memasuki usia 2-3 bulan, sehingga anjing akan terbiasa dengan aktivitas sehari-harinya.

Selain itu, pelatihan yang diberikan juga membuat maltese menjadi lebih aktif dan lincah.

Cara Merawat Kandang Anjing Maltese

dog cage
Pict | Instagram/@woofavenue.id

Kandang adalah tempat tinggal bagi anjing, maka kebersihan dari kandang haruslah selalu untuk diperhatikan.

Dengan kandang yang bersih akan membuat anjing dapat tumbuh dengan sehat dan bersih, serta terhindar dari berbagai macam penyakit dan kuman yang berbahaya.

Akan tetapi jika kandang tidak dirawat dan diperhatikan serta dibiarkan kotor, pertumbuhan anjing akan terganggu, selain itu membuat anjing mudah terserang berbagai penyakit dan kuman yang berbahaya.

Termasuk kandang anjing maltese, melakukan pengurungan terhadap anjing dalam waktu yang lama merupakan hal yang kurang tepat.

Hal ini karena anjing juga membutuhkan ruang gerak yang cukup, dan jenis maltese adalah jenis yang sangat aktif.

Sehingga kandangnya harus cukup luas dan harus selalu terawat, hal yang paling utama dalam menjaga kebersihan kandang ialah dengan membersihkan kandang dari kotoran anjing, kandang untuk maltese harus dirawat, berikut perawatan kandang anjing maltese.

  • Memperhatikan kenyamanan knadnang ketika cuaca hujan atau saat cuaca sedang panas, perbandingan tempat teduh dan kandang terbuka adalah 30 : 70 atau 40 : 60.
  • Perhatikan ruang untuk bermain anjing, cek kondisi kebersihan ruang bermain anjing, dan pastikan luasnya cukup.
  • Bersihkan kandang dari kotoran anjing secara teratur, agar tidak menimbulkan tumbuhnya kuman dan munculnya bau tidak sedap.
  • Pada bagian kandang yang teduh, harus dapat terkena sinar matahari pagi, hal ini bertujuan untuk menjaga kandang dari gangguan jamur.
  • Pastikan aliran udara dalam kandang baik.
  • Bersihkan kandang secara rutin dengan menyiram air bersih dan mengeringkannya.

Kandang anjing maltese harus sesuai dengan jumlah anjing yang dipelihara. meskipun maltese merupakan jenis anjing kecil, namun mereka sangat aktif bergerak.

Sehingga kandang yang dibutuhkan harus cukup luas, hal ini bertujuan agar anjing memiliki tempat bergerak dan bermain.

Untuk anak maltese, pastikan sediakan kandang secara khusus sehingga pertumbuhannya dapat baik dan sehat.

Cara Berinteraksi dengan Anjing Maltese

anjing maltese

Anjing maltese adalah hewan peliharaan yang bisa dibilang membutuhkan perhatian dari pemiliknya, mereka juga membutuhkan sosialisasi dengan cara berinteraksi kepada hewan lain ataupun manusia.

Bermain dan berjalan bersama dengan Malta merupakan hal yang sangat dianjurkan ketika anjing masih kecil hingga tumbuh dewasa, sehingga dapat membentuk keterbiasaan dengan pola tertentu.

Anjing maltese akan selalu bergerak aktif ketika berada di dalam ataupun di luar ruangan apabila mendapatkan pelatihan yang tepat.

Untuk usia anjing malta yang sudah bisa diajak berjalan adalah anjing malta dengan usia 8 bulan lebih.

Ketika kamu mempunyai halaman di rumah, maka mereka dapat bermain dan berlari sebagai bentuk ekspresi keinginan bermainnya.

Hal terpenting bagi lingkungan anjing malta adalah suhu dan cuaca, karena anjing ini merupakan hewan peliharaan yang kurang tepat jika berada di cuaca yang panas.

Cara Mengawinkan Anjing Maltese

Anjing adalah hewan yang memiliki naluri kawin demi mempertahankan spesiesnya.

Anjing jantan lebih agresif dan sering menggigit anjing betina sehingga dapat membuat anjing betina mengalami kematian.

Oleh sebab itu, dibutuhkan bantuan untuk mengawinkan anjing agar tetap terjaga kelangsungan hidupnya.

Berikut ini adalah cara untuk mengawinkan anjing maltese yang dapat dilakukan.

  • Pegang anjing betina dengan baik, sehingga anjing pejantan akan mudah melakukan perkawinan dengan anjing betina.
  • Arahkan posisi anjing jantan agar dapat membuahi anjing betina.
  • Pegang anjing betina untuk menghindari gigitan anjing jantan, atau mulut anjing betina diikat selama proses pengawinan agar anjing betina tidak membalik.
  • Proses perkawinan akan berlangsung selama 5 hingga 25 menit, apabila anjing jantan sudah berhasil membuahi anjing betina, maka proses perkawinan berhasil.
  • Setelah selesai, segara angkat kaki belakang anjing betina sehingg proses pembuahan akan berjalan dengan baik.
  • Anjing betina akan mengalami masa kehamilan selama 60 hinga 68 hari, ketika memasuki fase hamil, tidak dianjurkan untuk mengajak anjing betina berlari, karena hal ini dapat menyebabkan keguguran.
  • Tambahkan asupan vitamin dan kalsium, serta selalu perhatikan kondisi kandang serta asupan makanan yang diberikan.

Cara mengawinkan anjing maltese tersebut memiliki tujuan untuk menjaga spesies maltese.

Namun ada juga yang melakukan proses perkawinan silang dengan jenis anjing lainnya, hal ini memiliki tujuan agar dapat menghasilkan jenis anjing baru yang lebih lucu, menarik, dan cerdas.

Cara Memberi Makan Anjing Maltese

Anjing malta membutuhkan perawatan yang cukup besar untuk menjaga kesehatan bulu dan kulitnya.

Selain vaksin, makanan yang diberikan juga sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan anjing.

Cara memberi makanan untuk anjing maltese dapat berbeda-beda dan tidak bisa sembarangan.

Hewan peliharaan ini memiliki standar umum dalam pemberian makanannya dan harus berkualitas tinggi.

Cara memberi makan anjing maltese yang sembarangan dapat membuat tubuhnya menjadi cepat gemuk dan obesitas, apalagi jika anjing kurang bergerak.

Hindari pemberian makanan sisa untuk maltese, karena maltese dapat mengetahui makanan tersebut.

Apabila makanan yang diberikan tidak sesuai, maka dapat mengubah sikap dan perilakunya.

Meskipun anjing malta terkenal dengan sifatnya yang jinak dan penyayang, namun anjing ini juga dapat menyerang manusia dengan mudah.

Maka pemberian makanan merupakan hal yang cukup penting, kamu dapat melihat komposisi dalam kemasan makanan yang diberikan.

Berikut adalah beberapa rekomendasi makanan untuk anjing maltese.

Jenis Pakan Terbaik untuk Maltese

Maltese24 merupakan jenis makanan kering untuk anjing dengan usia diatas 10 bulan, yang merupakan produk Royal Canin Indonesia.

Maltese 24 memiliki kandungan nutrisi yang di formulasikan secara khusus, hal ini bertujuan untuk menjaga bulu maltese agar tetap berkilau, dan juga menjaga kesehatan kulit maltese.

Selain itu, di dalamnya juga mengandung borage oil, biotin, asam lemak, omega 3, dan omega 6, maka dari itu dog food ini cocok untuk jenis maltese.

Makanan anjing maltese ini dibuat secara khusus untuk menjaga kesehatan bulu anjing yang putih dan agar dapat tumbuh dengan bersih, terang, dan halus.

Berikut beberapa kandungan yang terdapat dalam dog food ini.

  • Dental Health untuk menjaga bentuk dan tekstur gigi anjing maltese.
  • Stool dan Odour Reduction untuk mengurangi bau dan jumlah feses anjing.
  • Satisfies Fussy Appetites untuk memenuhi nutrisi anjing, terutama pada anjing yang memiliki masalah pada makanan.

Maka dari itu, asupan makanan adalah hal yang penting dan harus diperhatikan. Terutama untuk maltese yang dalam fase kehamilan, karena makanan akan berpengaruh terhadap anak atau bayi maltese tersebut.

Ketika memasuki usia kehamilan 50 hari, asupan vitamin perlu dikurangi untuk mempermudah proses kelahiran anjing.

Namun, sebelum memasuki usia kehamilan 50 hari, maka asupan vitamin harus cukup dan berkualitas.

Makanan yang diberikan juga tidak boleh mengandung zat kimia dan pewarna makanan yang berbahaya.

Karena zat kimia berbahaya dapat menimbulkan reaksi pada tubuh maltese, yang akhirnya bisa menyebabkan penyakit dan mengganggu pertumbuhan anak maltese.

Aktivitas Anjing Maltese

Anjing maltese merupakan ras anjing yang masuk dalam kategori sebagai anjing peliharaan rumahan.

Tanda spesifik dari peliharaan ini adalah mudah dikenali melalui warna bulunya yang putih halus menyelimuti sebagian besar tubuhnya.

Anjing ini dikenal sebagai anjing dengan bulu putih yang lurus dan tebal, jika mencapai panjang tertentu dan bulunya menyentuh lantai, membuatnya terlihat seperti permadani.

Namun untuk warna dari anjing maltese tidak hanya putih, ada juga yang berwarna selain putih, karena warnanya cukup beragam.

funny dog

Akan tetapi ras anjing Malta dengan warna putih merupakan jenis yang paling diminati, sehingga lebih trend dan populer.

Hewan peliharaan ini juga dikenal sebagai anjing yang cukup ramah terhadap manusia dan hewan peliharaan lainnya.

1. Latihan Fisik

Anjing Maltese memerlukan aktivitas yaitu berjalan kaki setiap hari. Bermain dapat memenuhi kebutuhan latihan fisik yang dibutuhkan.

Namun seperti jenis anjing lainnya, bermain saja belum cukup untuk memenuhi insting alami anjing dalam berjalan kaki.

Anjing harus tetap bisa bermain hingga usianya tua nanti. Anjing ras ini juga sangat aktif ketika berada di sebuah ruangan.

2. Permasalahan Kesehatan

Anjing maltese merupakan ras anjing yang rentan terhadap panas matahari, permasalahan pada kulit, gangguan mata, hingga masalah pada gigi, pernapasan, dan slipped stifle.

Beberapa dapat mengalami kesulitan makan karena mengalami gangguan pencernaan.

Anjing ini dapat menggigil ketika merasa tidak nyaman dalam cuaca yang panas, selain cuaca panas, anjing ini juga harus dijauhkan dari tempat yang lembab.

Selalu berikan biskuit kering khusus anjing selain makanan rutinnya karena akan membantu gigi anjing tetap bersih dan sehat.

Harga Anjing Maltese di Pasaran

harga anjing maltese

Anjing maltese merupakan jenis anjing dengan karakter yang unik dan lucu. Dari bentuk tubuhnya yang kecil, bulu yang putih dan panjang, anjing ini sangat menggemaskan untuk dipelihara.

Tidak heran jika anjing maltese memiliki harga yang cukup mahal, meskipun masih berusia anakan.

Harga anjing maltese cukup beragam, bergantung pada usia, ukuran, kelincahan, karakteristik, dan pertimbangan lainnya.

Harganya cukup variatif, mulai dari harga jutaan rupiah hingga dibawah 1 juta, namun untuk anjing anakan.

Berikut adalah daftar harga anjing maltese terbaru di pasaran.

JenisUsia AnjingKarakteristik AnjingHarga (Rp)
Maltese Jantan2 bulan– Ras Maltese
– Sudah Vaksin
– Sehat dan Bersih
– Bulu Halus dan Putih
– Terawat
2.000.000
Maltese Jantan2 bulan– Gemuk
– Nafsu Makan Bagus
– Lincah dan Aktif
– Sudah Injeksi Immun
– Kesehatan Baik
– Lahir Caesar
– Sudah di Obat Cacing
2.000.000
Maltese Jantan3 bulan– Bulu Bersih dan Putih
– Lincah dan Aktif
– Nafsu Makan Baik
1.500.000
Maltese Jantan2 bulan– Bulu Putih dan Glamoor
– Lucu
– Tubuh Ideal
– Sudah di Vaksin
– Sudah di Obat Cacing
– Lincah dan Aktif
– Suka Bermain
2.500.000
Maltese Jantan5 bulan– Sehat
– Sudah Vaksin
– Sudah di Obat Cacing
– Non stanbum
– sudah terlatih
– Bulu Putih dan Halus
– Bebas Tear Strain
– Terawat
– Kandang Octagon 90cm
– Tempat Makan dan Minum
– Tempat Kotoran
3.800.000
Maltese Betina2 bulan– Poodle Betina
– Sudah Vaksin
– Bulu Putih dan Panjang
– Senang Bermain
2.000.000
Maltese Betina2 bulan– Tubuh Mungil
– Bulu Panjang
– Lincah dan Senang Bermain
– Nafsu Makan Bagus
– Sudah Vaksin
– Bulu Putih
3.000.000

Harga anjing maltese pada tabel merupakan beberapa daftar harga yang tersedia di pasaran.

Masih banyak lagi jenis maltese dengan harga yang bervariasi dan beragam. Apabila kamu ingin mendapatkan jenis maltese yang sehat, lincah, aktif, dan gemuk, serta memiliki bulu putih yang bersih, maka harga minimal untuk mendapatkannya adalah sekitar Rp 2.000.000,-.

Untuk anjing maltese dengan usia dewasa dan sudah terlatih dengan benar, harganya lebih mahal, mulai dari 3 juta rupiah hingga 5 juta rupiah. Harga ini disesuaikan dengan karakteristik yang terdapat pada maltese tersebut.

Semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar