Jenis Kucing Hutan

Kucing hutan merupakan kucing yang tersebar di seluruh dunia, dan memiliki banyak jenis, apa saja jenis kucing hutan tersebut?

Saat ini kucing hutan terancam dalam kepunahan, karena disebabkan terjadinya degradasi habitat, serta perburuan liar, belum lagi kurangnya makanan bagi si kucing.

Menurut IUCN Red List, Terdapat 28 species kucing hutan yang ada. Dan kali ini satria hewan akan membahas 9 dari 28 jenis kucing hutan tersebut.

 

Jenis Kucing Hutan

Apa saja sih jenis kucing hutan yang perlu diketahui ? Dan ada di penjuru dunia ini?

Berikut adalah daftar jenis kucing hutan yang perlu kamu ketahui:

1. Blacan Atau Kucing Bengal

kucing blacan

Kucing Blacan atau dikenal sebagai nama Congok, dan masih banyak lagi namanya seperti macan rembang, macan akar, atau macan rembah, dan lainnya. Kucing blacan adalah ras kucing hutan yang termasuk salah satu satwa yang dilindungi, khususnya di Indonesia.

Kucing blacan ini juga memiliki nama latin yaitu Asian Leopard Cats, atau lebih mudah di sebut sebagai ALC, dikarenakan coraknya yang hampir serupa dengan macan tutul.

Dalam perawatannya, kucing ini membutuhkan perlakuan khusus, terutama pada kukunya. Bulu kucing bengal ini dirawat dengan cara menggosoknya secara perlahan dan pelan dengan menggunakan sikat yang lembut.

Sejarah

Kucing blacan merupakan kucing yang dikawin silangkan dengan kucing american shorthair oleh dr.Centerwall yang merupakan ahli genetik untuk menghasilkan kucing bengal yang terkenal hingga saat ini.

Awalnya, beliau melakukan kawin silang antara kucing american shorthair dengan asian leopard. Dan dari hasil kawin silang tersebut melahirkan kucing betani. Dan kemudian anak betani dikawinkan dengan indukannya. Dan lahirlah kucing bengal dengan harga hingga 50 juta rupiah.

kucing bengal

Nama Latin

Nama latin dari kucing blacan adalah Leopard cat atau Felis bengalensis.

Ciri-Ciri Kucing Blacan

  • Ukuran badan yang panjang
  • Otot tubuh yang kuat
  • Tubuh besar dan tebal
  • Bulu rapat dan halus
  • Berat untuk kucing bengal jantan antara 10 Kg dan 4-5 Kg untuk kucing bengal betina
  • Warna coklat dan hitam

Karakteristik Sifat

  • Aktif dan Cerdas
  • Agresif dan Galak
  • Pemberani
  • Senang bermain, terutama air (Suka Mandi)

 

2. Kucing Batu

kucing batu

Yang kedua dari jenis kucing hutan adalah kucing batu, Kucing batu ini tergolong kedalam hewan yang diambang kepunahan oleh IUCN (Uni Internasional Untuk Konversi Alam).

Total yang diketahui dari populasi kucing batu ini adalah kurang dari 10.000 kucing dewasa.

Sejarah

Kucing batu awalnya dianggap sebagai kucing yang memiliki hubungan erat dengan pantherine atau kucing besar. Namun ternyata menurut analis genetik menunjukkan bahwa kucing ini erat kaitannya dengan kucing emas.

Nama Latin

Nama latin dari kucing batu adalah Pardofelis Marmorata yang mana merupakan spesies kucing di Asia Selatan dan Asia Tenggara.

Ciri Kucing Batu

  • Memiliki tubuh dengan panjang 46 hingga 62 cm
  • Bobot kucing batu mencapai 5 Kg
  • Ekor kucing batu mencapai 35 hingga 55 cm
  • Memiliki warna bulu coklat abu-abu, kuning dan hitam.

Karakteristik Sifat

  • Lincah dan Aktif
  • Agresif dan suka berburu hewan kecil seperti burung, tupai, tikus dan reptil
  • Hewan nocturnal atau aktif pada malam hari

 

3. Kucing Dahan Benua

kucing dahan benua

Kucing ini merupakan predator yang cukup handal, makanan favorit kucing dahan adalah unggas.

Sejarah

Kucing dahan benua sebenarnya tersebar di Asia Tenggara, di  wilayah Indocina, India, Tiongkok serta Semenanjung Melayu. Dan saat ini kucing dahan benua sudah punah dialam bebas.

Dan di Indonesia, pernah ditemukan kucing dahan di pulau kalimantan dan sumatera. namun pada tahun 2006 jenis kucing yang ditemukan tersebut bukan termasuk satu spesies dengan kucing dahan benua.

Nama Latin

Nama latin dari kucing dahan adalah Neofelis Nebulosa yang merupakan jenis kucing dengan ukuran yang sedang. Tidak terlalu kecil ataupun besar.

Ciri Kucing Dahan Benua

  • Memiliki panjang tubuh hingga mencapai 95 Cm
  • Bulunya berwarna coklat dan terdapat bintik hitam ditubuhnya
  • Kaki pendek dan telapak kaki yang besar
  • Ekornya panjang dan memiliki garis serta bintik hitam
  • Terdapat corak bintik hitam kecil-kecil di bagian atas kepalanya

Karakteristik Sifat

  • Merupakan salah satu hewan nocturnal yaitu aktif pada malam hari
  • Menyukai tempat tinggi, dan lebih menghabiskan waktunya diatas pohon
  • Memiliki gerakan yang lincah, dapat melompat dari satu pohon ke pohon lainnya dengan mudah

 

4. Kucing Dahan Kalimantan

dahan kalimantan

Kucing dahan kalimantan adalah jenis kucing hutan Indonesia yang berasal dari Kalimantan. Jenis kucing ini besar, namun tidak lebih besar dari harimau jawa. Corak pada tubuh kucing dahan ini mirip seperti corak pada ular sanca.

Sejarah

Kucing ini hidup di kalimantan dan juga ditemukan di wilayah sumatera. Pemberian nama kucing ini diberikan oleh WWF ( World Wide Funt for Nature ) . 

Dengan nama yaitu Borneo Clouded Leopard atau macan dahan kalimantan, pada tanggal 14 maret 2007. Karena kucing ini pertama kali ditemukan di kalimantan.

Nama dari kucing ini tidak sama dengan spesies macan tutul, sebab Neofolis Diardi disematkan kepada kucing dahan kalimantan sebagai bentuk penghormatan terhadap penjelajah asal Perancis. Arti dari Felis Diardi adalah kucingnya Diard.

Nama Latin

Nama latin dari kucing dahan kalimantan adalah Neofelis Diardi yang merupakan kucing liar dengan ukuran tubuh sedang.

Ciri Kucing Dahan

  • Merupakan Kucing Terbesar di Kalimantan
  • Memiliki tubuh kekar dan besar serta tangguh
  • Panjang tubuh bisa mencapai 90 cm
  • Berat tubuhnya bisa mencapai 25Kg
  • Ekor nya bisa tumbuh sama dengan panjang tubuhnya

Karakteristik Sifat 

Untuk sifat dari kucing dahan kalimantan ini masih belum banyak yang diketahui. Karena, memang sifatnya yang penuh akan rahasia. Ada yang berkata jika kucing ini merupakan kucing yang lebih suka menyendiri.

Untuk perburuannya, kucing ini lebih suka melakukannya diatas tanah, yaitu di pohon-pohon, dengan memanfaatkan keahliannya dalam memanjat, serta untuk menghindari dalam bahaya predator lainnya.

 

5. Kucing Emas Asia

emas asia

Berdasarkan catatan dari IUCN pada tahun 2008, kucing emas asia masuk kedalam kucing dengan status hampir punah. Hal ini karena maraknya perburuan yang terjadi, sehingga mengakibatkan hilangnya habitat hidup.

Sejarah

Kucing emas asia adalah jenis kucing di semua kawasan Asia tenggara seperti Tibet, Nepal, Bhutan, India, Bangladesh, Myanmar, Thailand, Kambodja, Laos, Vietnam dan juga Indonesia.

Kucing ini memiliki habitat favorit yaitu wilayah hutan yang diselingi dengan daerah batuan. Selain itu, kucing emas asia juga bisa dijumpai di hutan hujan tropis yang hijau dan juga subtropis.

Nama Latin

Nama latin dari kucing ini adalah Pardofelis Temmincki, syn. Catopuma Temmincki, yang merupakan jenis kucing hutan yang hidup di daerah Asia Tenggara dan memiliki tubuh berukuran sedang.

Ciri Kucing Emas Asia

  • Ukuran panjang tubuhnya dari kepala hingga kebadan sepanjang 66- 105 cm
  • Ekornya memiliki panjang 40 – 57 cm
  • Dan berat tubuh kucing ini antara 9 hingga 16 Kg

Karakteristik Sifat

Untuk sifat dari kucing ini adalah lebih menyukai malam hari, selain itu ia juga mampu memanjat pohon dengan cepat. Senang berburu hewan kecil seperti burung, tikus, reptil dan lainnya.

Mampu melumpuhkan mangsanya yang memiliki ukuran lebih besar dari ukuran tubuhnya, seperti sapi ataupun kerbau.

Untuk suara, kucing ini mengeluarkan suara mendesis, mengeong, dan mendengkur serta mengeram.

Untuk berkomunikasi, kucing ini memiliki cara unik yaitu dengan cara menandai aroma, menyemprotkan urine, dan menggaruk pohon menggunakan cakarnya, atau dengan menggosokkan bagain kepala ke sebuah objek.

 

6. Kucing Hutan Jawa

kucing hutan jawa

Kucing hutan jawa adalah kucing yang memiliki habitat di pulau jawa. Meskipun namanya kucing hutan, kucing ini juga sering dijumpai di perkebunan masyarakat.

Sejarah

Di Indonesia, kucing ini termasuk kedalam satwa liar yang dilindungi oleh Undang-Undang. Dan hal tersebut termuat dalam Lampiran PP No. 7 Tahun 1999 Serta ketentuan yang tertuang di dalam UU No.5 Tahun 1990. Kucing ini aktif dan memiliki karakter agresif, serta ganas.

Ciri Kucing Hutan Jawa

  • Jika dilihat secara sekilas akan terlihat seperti kucing kampung. Namun yang membedakan ialah ukuran tubuh yang sedikit lebih besar daripada kucing kampung
  • Memiliki bulu berwarna abu-abu kecoklatan serta corak bulat-bulat pada tubuh
  • Mempunyai keahlian dalam melompat, dan memanjat pohon, serta pandai berenang

Karakteristik Sifat

  • Karakter kucing ini terkenal dengan liar dan ganas
  • Berbahaya jika dijadikan hewan peliharaan, karena dilindungi, dan juga merupakan hewan yang agresif, serta ganas

 

7. Kucing Kuwuk

kuwuk

Kucing kuwuk merupakan kucing yang banyak dijumpai di wilayah Asia Selatan dan Asia Timur. Pada tahun 2002 kucing ini masuk ke dalam spesies beresiko rendah oleh IUCN.

Hal ini dikarenakan adanya distribusi kucing kuwuk secara luas. Meskipun demikian kucing ini juga terancam kepunahan akibat dari habitat rusak serta perburuan yang terjadi di beberapa wilayah.

Sejarah

Kucing ini masih masuk kedalam keluarga kucing bengal atau kucing blacan. Nama inggris kucing ini adalah Leopard Cat, yang berasal dari corak ditubuhnya yang mirip dengan macan tutul.

Untuk penyebarannya kucing ini memiliki wilayah yang luas. Mulai dari wilayah amur di Timur Rusia hingga Semenanjung Korea. Dan terdapat juga di wilayah China bahkan hingga kepulauan sunda di Indonesia.

Nama Latin

Nama latin dari kucing kuwuk adalah Prionailurus Bengalensis, yang merupakan jenis kucing dengan ukuran tubuh yang kecil.

Ciri Kucing Kuwuk

  • Ukuran tubuh sama dengan ukuran tubuh kucing kampung, namun untuk tubuhya lebih ramping dan kaki yang panjang serta memiliki selaput diantara jari kakinya.
  • Pada bagian kepala kucing ini memiliki tanda dua garis dengan warna gelap
  • Warna bulunya macam-macam, namun untuk wilayah selatan, kucing ini memiliki warna coklat kekuningan. Serta pada populasi di utara memiliki warna abu-abu perak pucat

Karakteristik Sifat

  • Senang berburu
  • Fisik yang dimiliki kuat dan sangat membantu dalam berburu mangsanya dalam kegelapan
  • Hewan yang aktif dimalam hari atau nocturnal

 

8. Kucing Hutan Norwegia

kucing hutan norwegia

Dari jenis kucing hutan lainnya, kucing hutan norwegia adalah jenis kucing hutan dengan karakteristik sifat yang lembut dan ramah, serta menyukai keluarga.

Sejarah

Tidak ada catatan sejarah pasti mengenai kucing hutan satu ini, namun banyak yang menduga bahwa kucing hutan norwegia adalah jenis kucing keturunan dari kucing-kucing berbulu panjang di turki.

Yang kemudian dibawa kembali dari Byzantium oleh para prajurit Skandinavia yang pada saat itu adalah pelayan kekaisaran Byzantium.

Dan ada juga yang menduga bahwa kucing ini keturanan dari kucing Siberia dari rusia. Atau bisa juga merupakan kucing rampasan Viking, atau hasil seleksi alam.

Kucing ini telah menjadi sahabat para petani dan juga keluarga dalam mengusir tikus. Sebagai hadiah untuk si kucing, para petani dan keluarga, memelihara kucing ini sehingga kucing ini bisa memiliki rumah serta makanan yang teratur.

Ciri Kucing Hutan Norwegia

  • Memiliki ukuran tubuh yang besar
  • Berat mencapai 10 Kg, dan betina sedikit lebih kecil antara 7-8 Kg
  • Tumbuh kembang dari kucing ini akan melesat ketika usia 5 tahunan
  • Senang memanjat
  • Bulu yang dimiliki tahan air
  • Mandiri dan cerdas
  • Tingkat kewaspadaan yang dimiliki sangat baik

Karakteristik Sifat

  • Senang diperhatikan dan dimanja
  • Dapat menghibur ketika keadaan sepi
  • Tidak suka jika di pangku
  • Namun suka di sentuh dan di usap pada bagian bawah dagu dan diantara telinga
  • Memiliki suara yang tenang
  • Suka mencari perhatian, apalagi jika tidak diberikan makanan
  • Senang menggesekkan pipinya ketika merasa senang dan suka

 

9. Kucing Hutan Caracal

caracal

Caracal adalah kucing liar yang berukuran sedang dan berasal dari daerah afrika, timur tengah, asia tengah, dan india. Mereka mampu tinggal di beragam lingkungan, seperti, savannah, hutan, semak, dan daerah kering.

Sejarah

Diprediksi bahwa kucing caracal sudah dijinakkan dan digunakan sebagai hewan berburu pada zaman Mesir Kuno.

Kucing caracal sangat sulit untuk diobservasi karena beraktivitas secara diam-diam. Studi menunjukkan bahwa kucing caracal akan sangat aktif pada saat temperaturnya dibawah 20 derajat celcius.

Nama Latin

Kucing caracal memiliki nama latin Caracal caracal, yang merupakan endemik Afrika dan Asia. Dan kucing ini juga dalam status konservasi yang tidak terlalu mengkhawatirkan. Maka dari itu harus tetap dijaga kelestariannya.

Ciri Kucing Caracal

  • Berat tubuh mencapai 12-18 Kg untuk jantan
  • Berat tubuh mencapai 8-13 Kg untuk betina
  • Memiliki bentuk telinga yang unik, terdapat rambut panjang di ujung telinganya
  • Bulunya berwarna coklat

Karakteristik Sifat

  • Kucing ini biasanya bersifat nocturnal, namun terkadang juga aktif disiang hari
  • Senang berburu hewan kecil seperti tikus
  • Beraktivitas secara diam-diam

Itulah jenis jenis kucing hutan yang perlu kamu ketahui, semoga bermanfaat ya….

Kategori Kucing

Tinggalkan komentar