Cara Ternak Kelinci Pedaging

Mau coba ternak, namun masih bingung untuk berternak apa, coba saja ternak kelinci pedaging, bagaimana cara ternak kelinci pedaging ini?

Untuk berternak kelinci pedaging kamu harus melihat point-point berikut ini :

  • Menemukan Cara Paling efektif dalam berternak kelinci pedaging
  • Memenuhi persyaratan lokasi ternak
  • Melakukan persiapan saran dan prasarana
  • Membuat kandang ternak kelinci
  • Melakukan pembibitan kelinci
  • Memelihara kelinci pedaging
  • Melakukan Pengebirian
  • Pemberikan makanan sehat untuk kelinci
  • Mengenal hama dan penyakit pada kelinci
  • Menganalisa Budidaya kelinci pedaging
kelinci pedaging

Cara Ternak Kelinci Pedaging Dengan Baik Dan Tepat

Untuk berternak kelinci pedaging ini kamu harus melihat dari segi segi lokasi, cara teknis berbudidaya, pembibitan hingga analisa usaha.

Mengapa demikian? Karena hal ini direncanakan agar budidaya yang dilakukan berjalan lancar dan sukses.

Langsung saja kita bahas satu persatu

Persyaratan Lokasi Beternak

  • Jauh dari pemukiman warga
  • Bebas dari asap polusi
  • Tertutup dan tidak ada suara bising
  • Terlindungi dari hewan pemangsa
  • Dekat dengan sumber mata air

Persiapan Sarana dan Prasarana

Untuk ini kamu mulai dari :

1. Membuat kandang ternak kelinci

2. Memilih bibit kelinci

3. Memilah pakan kelinci

Persiapan Kandang Ternak Kelinci Pedaging

kandang ternak kelinci pedaging

Untuk memulai ternak kelinci pedaging ini, maka kamu harus menyiapkan kandang, karena kandang adalah syarat utama dalam dunia usaha peternakan.

Seperti yang telah dijelaskan diatas pembuatan kandang tidaklah sembarangan.

Kamu harus menentukan lokasi yang tepat seperti,

jauh dari pemukiman, bebas dari asap dan polusi yang mengganggu kesehatan kelinci, adanya sirkulasi udara yang baik,

masuknya sinar matahari dengan baik, suhu ideal, mudah mendapatkan air dan terlindungi dari hewan pemangsa.

Selain itu kamu juga harus memperhatikan ukuran kandang tersebut, kamu perlu menyesuaikannya dengan jumlah bibit kelinci yang tersedia.

Misal 200 cm x 70 cm x 70 cm (Panjang x Lebar x Tinggi), Dengan tinggi alas sekitar 50 cm-55 cm.

Ukuran tersebut cukup untuk 12 ekor kelinci betina atau 10 ekor kelinci pejantan.

Untuk ukuran kandang anakan kelinci, kamu bisa menggunakan ukuran 50 cm x 30 cm x 45 cm

Untuk bahan kandang nya kamu bisa menggunakan bambu, kayu atau kawat atau juga besi.

Ingat sekali lagi, lihat area kandang, harus jauh dari pemukiman dan terhindar dari predator berbahaya seperti anjing, tikus, atau kucing.

Untuk perlengkapannya kamu bisa menaruh tempat makan, tempat minum, dan tempat kotoran. Untuk mengetahui bagaimana kandang kelinci yang baik kami saran kan untuk membaca artikel Kandang Kelinci Yang Baik untuk Pemeliharaan dan Ternak

Pemilihan Bibit Kelinci

bibit kelinci pedaging

Sebelum memulai ternak kelinci pedaging, maka kamu harus tahu jenis-jenis kelinci yang bisa dijadikan ternak kelinci pedaging.

Untuk jenis kelinci Anggora, Rex, dan American Chinchilla, merupakan jenis kelinci yang diternakkan sebagai kelinci hias.

Sedangkan untuk jenis kelinci pedaging adalah sebagai berikut:

  • Kelinci Belgian
  • Kelinci Flemish Giant
  • Kelinci Havana
  • Kelinci Californian
  • Kelinci Himalayan
  • Kelinci New Zealand

Ciri – Ciri Bibit kelinci yang bagus

  • Memiliki bentuk tubuh yang sempurna, tidak cacat fisik
  • Tidak stress, dan halus bulunya
  • Warna tidak kusam
  • Aktif dan Lincah
  • Mata Bersih dan Sehat
  • Bobot 4-5kg (betina)
  • Bobot 3-5kg (pejantan)
  • Punggung kelinci tidak cekung

Dengan mengetahui ciri ciri tersebut kamu akan mudah mendapatkan hasil yang bagus. Selanjutnya adalah pemilihan kelinci betina dan jantan, bagaimana cara cepat untuk membedakannya?

Kelinci Jantan: Kelinci berkelamin jantan memiliki tanda dibawah ekor yang terletak tepat di atas anus yaitu tabung kecil yang tertutup bulu. Itu adalah alat kelamin kelinci jantan.

Untuk mengawinkan kelinci jantan sebaiknya yang sudah berusia diantar 6-8 bulan, Untuk ukuran postur tubuh, si penjantan lebih kecil daripada si betina, dan juga lebih aktif serta mudah jinak terhadap manusia.

Kelinci Betina: Kelinci betina memiliki gundukan dengan celah yang memanjang yang berada di bawah ekor dan tepat diatas anusnya.

Kelinci betina Mempunyai ukuran postur tubuh yang lebih besar daripada si pejantannya, untuk usia penjodohan sebaiknya kelinci betina berusia 4-6 bulan.

Jika kamu seorang pemula cobalah untuk memulai ternak kelinci ini dengan beberapa pasang terlebih dahulu, misal 3-5 pasang, dari sini kamu coba untuk memahami karakter, tingkah laku, serta bagaimana penerapan atau perawatan yang baik terhadap kelinci.

Sehingga bisa mendapatkan hasil yang maksimal dan memuaskan. Jika kamu masih kesulitan dalam membedakan kelinci jantan dan betina, kamu harus banget nih membaca Cara Mudah Membedakan Kelinci Jantan dan Betina

Proses Pembibitan

proses pembibitan kelinci

Setelah tahu bibit kelinci yang baik dan bagus, selanjutnya adalah proses pembibitan

  • Melakukan perawatan pada bibit kelinci dengan pemberian makanan yang cukup, serta baiknya sanitasi dan pengaturan kandang kelinci.
  • Sistem Pengembangbiakan
    • Pure Line (Persilangan antara bibit murni): Yaitu mendapatkan ras atau jenis tertentu dengan tampilan perpaduan 2 keunggulan pada bibit tersebut.
    • Cross Breeding (Persilangan Luar): Ini merupakan cara untuk menghasilkan keturunan yang lebih bagus dan unggul
    • In Breeding (Persilangan Dalam) : Ini adalah cara untuk mempertahankan dan memunculkan sifat yang spesifik (jumlah daging dan bulu).
  • Reproduksi dan Penjodohan, Kelinci betina bisa dikatan dewasa ketika menginjak usia 5 bulan. Jika terlalu muda maka akan mengakibatkan gangguan kesehatan pada keturunannya. Jika kelinci pejantan adalah kelinci yang baru pertama kali di jodohkan, sebaiknya berikan pasangan yang sudah pernah beranak.
  • Waktu yang tepat untuk proses pembibitan kelinci ini adalah pada waktu sore dan pagi, jika si pejantan sudah melakukan perkawinan sebanyak 2 kali, sebaiknya pisahkan antara jantan dan betina.
  • Kelahiran anak kelinci akan terjadi pada hari ke 30 atau 32. Untuk mengecek kehamilan kelinci dapat dilakukan pada hari ke 12 atau ke 13 setelah proses perkawinan. cek pada bagian perut si betina, maka akan terasa seperti ada bola-bola kecil.
  • Siapkan kandang beranak untuk si betina ketika menjelang hari kelahirannya, setidaknya 5-6 hari sebelum kelinci melahirkan.
  • Kelinci melahirkan di waktu malam hari, dengan kondisi anakan yang lemah dan tidak berbulu, serta mata masih tertutup.
  • Jumlah anak kelinci yang lahir berbeda-beda, bisa 6 ekor atau 10 ekor.

Pemberian Makanan

makanan kelinci pedaging

Dalam berternak kelinci pedaging, hal penting lainnya yang harus diperhatikan adalah makanannya, di habitat aslinya kelinci memakan sayur-sayuran seperti wortel, kangkung, dan sayuran hijau.

Namun dalam peternakan atau budidaya ini, kelinci biasanya diberi makan campuran berupa pelet khusus untuk kelinci.

Pemberian pelet ini bertujuan agar pertumbuhan kelinci menjadi cepat dan membentuk dagingnya.

Baca juga makanan kelinci agar cepat besar

Waktu pemberian makanan ini kamu bisa berikan 2 kali, pada pagi dan sore, dengan cara pada pagi hari kelinci di berikan pelet khusus, dan pada sore hari kelinci di berikan makanan sayur-sayuran.

Jika kamu ingin memberikan makanan yang mengandung kadar air tinggi, sebaiknya kamu menjemurnya dahulu hingga sedikit layu, hal ini bertujuan agar kandungan air pada makanan tersebut menurun.

Pemberian nutrisi tambahan juga penting, karena nutrisi tambahan juga dapat membuat kelinci menjadi berisi dantambah besar, nahh lalu bagaimana cara membuat nutrisi tambahan dan cara pakainya ? berikut ulasannya…

  • Pertama kamu harus menyiapkan nutrisi seperti Viterna, Poc NASA, dan Harmonik, kamu bisa mendapatkannya di pasar hewan atau di online shop.
  • Selanjutnya kamu bisa mencapur ketiga vitamin tersebut ke wadah atau botol lain dengan takaran 1:1:1, lalu aduk atau kocok hingga benar benar tercampur.
  • Jika dirasa cukupp sudah tercampur, maka nutrisi tambahan tersebut sudah bisa digunakan.
  • Cara menggunakan ke makanan, kamu bisa mengambil nutrisi tambahan sekitar 5 mL atau setengah tutup botol, lalu campurkan sedikit dengan air dan semprotkan atau bisa di cipratkan ke makanan yang akan diberikan.
  • Cara menggunakan ke air minum, kamu bisa meemberikan dengan takaran yang sama sekitar 5 mL lalu campurkan kedalam air minumnya dan kocok hingga tercampur.
  • Pemberian nutrisi tambahan cukup 1 kali sehari saja, dan kamu bisa berikan nutrisi ini setiap hari.

Pemeliharaan Dan Perawatan Kelinci Pedaging

pemeliharaan kelinci

Agar kelinci tetap sehat dan mengurangi resiko kematian karena stress. Maka kamu harus memperhatikan cara pemeliharaan dan perawatannya, mulai dari kandang hingga pemberian makanan.

Yang pertama, kamu tidak boleh meletakkan kelinci pada sinar matahari yang kuat, atau sebaliknya, tempat terlalu lembab.

Namun usahakan tempatkan kelinci pada udara yang sejuk, kering, dan dingin.

Mengapa demikian? Karena apabila kelinci diletakkan pada suhu yang terlalu panas bisa mengakibatkan heatstroe.

Jangan lupa juga biarkan kelinci bermain. Sehingga ototnya terlatih dan tidak mudah stress.

Jika kelinci mengalami sakit dengan tanda lesu, tidak mau makan, mata menjadi sayu, maka tindakan yang harus kamu lakukan adalah memisahkan kelinci di kandang karantina, agar tidak menular.

Kemudian, lakukan penyapihan pada anak kelinci di usia 7-8 minggu. Anak anak kelinci ini dibuatkan kandang sendiri, dengan isi kandang 2-3 ekor. Jangan lupa sediakan makanan dan minuman yang berkualitas.

Penyapihan ini dilakukan berdasarkan jenis kelamin dan pengebirian yang dilakukan menjelang dewasa.

Mengapa dilakukan pengebirian?

Pengebirian ini dilakukan karena :

  • Menghentikan keturunan yang jelek
  • Mempermudah pemeliharaan
  • Memperoleh daging yang bagus
  • Meningkatkan Efisiensi Pemberian Pakan
  • Kulit menjadi lemat
  • Pertumbuhan badan menjadi gemuk

Kan kasihan kalau kelinci di kebiri?

Ya, maka dari itu, tidak boleh sembarangan dalam melakukan pengebirian ini, harus memenuhi syarat berikut :

  • Kelinci sudah tua dan tidak mampu bereproduksi lagi
  • Kelinci menderita penyakit kelainan pada kelaminnya
  • Kelinci tersebut merupakan keturunan yang jelek
  • Bukan kelinci bibit

Penyakit dan Hama Pada Kelinci

penyakit kelinci pedaging

Jika kamu ingin memulai ternak kelinci pedaging, maka kamu harus tahu, berbagai jenis penyakit dan hama yang dapat menyerang si kelinci, apa sajakah itu?

  • Kudis atau jamur. Penyebabnya adalah bakteri Darcoptes Scabiei. Cirinya terdapat koreng ditubuh kelinci, untuk pengobatannya bisa diberikan antibiotik dan salep jamur.
  • Bisul. Penyebabnya adalah adanya darah kotor yang mengumpul dibawah kulit, untuk mengatasinya dilakukan pembedahan dan dikeluarkan darah kotor tersebut dan diberikan yodium.
  • Penyakit Telinga. Hal ini disebabkan oleh kutu, untuk mengatasinya cukup diberi minyak nabati dengan cara ditetesi.
  • Penyakit Mata. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri dan debu, dengan tanda-tanda mata menjadi basah dan berair secara terus menerus. Solusinya kamu bisa mengoleskan dengan salep mata.
  • Eskim. Penyakit ini disebabkan oleh kotoran yang menempel dikulit kelinci, maka solusinya adalah dengan menggunakan bedak salicyl dan salep.
  • Penyakit Kulit Kepala. Hal ini disebabkan oleh jamur, biasanya jika kelinci pedaging terserang penyakit ini maka akan ada sisik di kepalanya, maka segera oleskan bubuk belerang.
  • Mastitis. Penyakit ini adalah suatu kelainan dimana susu tidak keluar atau keluar namun hanya sedikit, gejalanya adalah susu mengeras dan panas jika di pegang. Hal ini disebabkan karena penyapihan secara mendadak.
  • Radang Paru-Paru. Penyakit ini timbul karena bakteri Pasteurella Multocida, sehingga membuat kelinci menjadi sesak nafas, mata dan telinga menjadi kebiruan. Jika terlihat kondisi seperti itu, maka kamu harus memberikan Sul-Q-Nox untuk diminumkan ke kelinci.
  • Pilek. Tidak hanya manusia yang bisa pilek, kelinci pun bisa terserang penyakit pilek ini. Jika pilek terjadi, berikan antiseptik untuk kelinci pada hidungnya.
  • Kotoran Berdarah. Penyakit ini disebabkan karena Protozoa Eimeira, Sehingga mengakibatkan kelinci menjadi hilang nafsu makannya, tubuh menjadi kurus namun perut membesar, dan diare berdarah. Maka obati kelinci tersebut dengan sulfaquinxalin dengan takaran 12 ml dalam 1 liter air.

Hama yang mengganggu kelinci biasanya adalah anjing dan ular, selain anjing dan ular, kucing pun biasanya mengincar para anakan kelinci yang baru lahir.

Sehingga untuk mengatasi hal ini kamu harus memperhatikan kandang ternak kelinci, menjaga kebersihan lingkungan.

Dan menjaga suhu serta memenuhi gizi dan memberikan pakan yang sesuai.

Obat Khusus Kelinci Secara Alami

obat alami

Setelah kamu tahu akan penyakit dan hama pada kelinci, maka kamu juga harus tahu obat alami yang bisa mengatasi berbagai macam penyakit kelinci, berikut ini jenis obat alami tersebut:

  • Cuka. Berguna untuk membersihkan kandang dan menetralisir bau tidak sedap. Cuka juga bisa digunakan untuk disinfektan ringan loh.
  • Daun Pepaya. Jika kelinci kamu mencret, maka berikanlah daun pepaya, cuci terlebih dahulu, sehingga bersih dari kotoran.
  • Daun Katuk. Ketika kelinci kamu menyusui, agar susunya lancar maka berikan lah daun katuk ini.
  • Daun Pisang. Selain daun pepaya, daun pisang juga bagus untuk mengatasi penyakit mencret pada kelinci.
  • Mint. Ketika kelinci terserang diare, Daun mint ini bisa menjadi obat alami buat si kelinci.
  • Vitamin-E. Ketika kelinci kamu mengalami keracunan, maka sebaiknya berikan vitamin E, berikan yang berbentuk gel dan dosis 1000 mg.
  • Pelembut Daging. Kelinci sering mengalami rontok bulu? maka solusinya adalah pelembut daging yang dimasukkan kedalam air minumnya.
  • Teh. Untuk mengurangi adanya bakteri pada saluran pencernaan dan feses, maka berikan air teh dengan daunnya untuk mengatasi adanya bakteri pada kelinci.

Analisa Beternak Kelinci Pedaging

budidaya hewan

1. Hitungan Pengeluaran Produksi Budidaya Kelinci Pedaging

  • Pembuatan Kandang + Perlengkapan ± Rp 1.500.000,-
  • Pembelian Bibit Indukan 10 Ekor @ Rp 100.000, Total = Rp 1.000.000,-
  • Pembelian Pejantan 3 Ekor @ Rp 60.000, Total = Rp 150.000
  • Biaya untuk makanan kelinci berupa sayur + rumput dan lainnya Rp 1.000.000, Jika ingin lebih hemat, rumput bisa dicari sendiri.
  • Biaya pengobatan kelinci = Rp 500.000,-

Sehingga total biaya produksi sekitar = Rp 4.150.000,-

2. Pendapatan pemasukan ternak kelinci pedaging

Kelahiran hidup/induk/tahun = 25

Penjualan :

Bibit : 10 x 15 x 100.000 = Rp 15.000.000,-

Kelinci Pedaging : 10 x 15 x 60.000 = Rp 9.000.000,-

Total Pendapatan = Rp 24.000.000,-

3. Keuntungan bersih dalam ternak kelinci pedaging ini per tahunnya sekitar Rp 19.850.000,-

Belum lagi keuntungan dari penjualan kotoran dan bulu kelinci. Dalam usaha budidaya kelinci ini kunci nya adalah kesabaran dan ketekunan.

Kamu harus bisa melakukan pemasaran yang baik, perawatan yang benar sehingga menghasilkan kelinci yang memenuhi starndar permintaan konsumen.

Catatan: Perhitungan diatas belum termasuk biaya pekerja.

Daftar Harga Kelinci Pedaging

harga hewan

Berikut ini adalah lampiran rata-rata harga kelinci pedaging di pasaran, semoga bisa menjadi acuan dalam menjalankan bisnis kelinci pedaging ini.

Jenis dan Umur Kelinci PedagingHarga Kelinci Pedaging
Kelinci Pedaging LokalRp 150.000,-
Kelinci Pedaging BibitRp 100.000,-
Kelinci Pedaging PerkiloRp 60.000,-
Anakan Kelinci PedagingRp 30.000,- s/d Rp 40.000,-
Kelinci Pedaging Unggulan A Usia 8 BulanRp 400.000,-
Kelinci Pedaging Unggulan B Usia 6 BulanRp 250.000,-
Kelinci Pedaging Unggulan C Usia 6 BulanRp 200.000,-
Kelinci Pedaging Flemish GiantRp 400.000,-
Kelinci Pedaging AustraliaRp 300.000,-

Itulah beberapa cara untuk memulai ternak kelinci pedaging, sehingga bisa menghasilkan keuntungan yang berlimpah.

Selamat Mencoba.

About Naufal Rasyada

Pekerja dan Pelajar yang suka dan tertarik seputar hal-hal teknologi, selain itu saya juga suka hal-hal tentang hewan. Hewan yang saya pelihara antara lain seperti burung lovebird, ikan cupang, dan kucing.

Tinggalkan komentar