Ayam Brahma

Ayam Brahma, Ayam dengan tubuh bongsor, dan bulu-bulu lebat yang menyelimuti tubuhnya, Yuk Kenalan dengan Si Bongsor.

Ayam hias adalah jenis ayam yang dijadikan sebagai hewan peliharaan guna menjadi hiasan pada halaman rumah atau kandang.

Jenis ayam hias ini banyak digemari oleh masyarakat karena memiliki keunikan tersendiri.

Salah satu ayam hias yang unik dan populer dikalangan masyarakat adalah ayam brahma.

Sebenarnya ayam brahma merupakan jenis ayam petelur dan juga pedaging, namun karena keindahan nya ayam ini terkadang dijadikan sebagai ayam hias.

Postur tubuh dari ayam ini besar dan tinggi, ditambah dengan bulunya yang sangat lebat serta menutupi seluruh area tubuhnya.

Mengenal Ayam Brahma

Ayam ini berasal dari negara India.

Nama brahma sendiri diambil dari kota Brahma yang berada di India.

Dimana kota tersebut adalah asal dari ayam ini, tepatnya terletak di Brahmaputera.

Sejak kemunculannya di negara Indonesia, Ayam ini sudah menjadi pusat perhatian para pecinta hewan, khususnya ayam hias di Indonesia.

Selain memiliki tubuh yang terkenal besar, dan unik, ayam ini juga memiliki harga yang bisa dibilang cukup tinggi.

Postur Tubuh

indukan ayam brahma

Dikenal dengan tubuhnya yang bongsor, membuat ayam ini begitu menarik perhatian.

Ukuran untuk pejantan dewasa dari ayam ini memiliki tinggi sekitar 70 cm, sedangkan pada ayam kampung jantan dewasa hingginya hanya 40 cm saja.

Tidak hanya tinggi, tubuh dari ayam brahma juga cukup berat, untuk usia dewasa ayam ini bisa memiliki berat mencapai 7 Kg.

Makanan

Ayam ini mempunyai sifat yang bisa dibilang mudah bersahabat dengan sang pemilik.

Ayam ini dapat dipelihara baik dikandang ataupun umbaran, namun apabila di kandang, maka siapkanlah kandang ayam yang cukup besar.

Untuk segi perawatan ayam ini hampir sama dengan cara merawat ayam lainnya.

Ayam ini dikenal sebagai jenis ayam yang mudah mencerna berbagai jenis makanan.

Untuk pakan utama dari ayam brahma adalah seperti hal nya pakan yang diberikan pada ayam lainnya, yaitu:

makanan ayam brahma
  • Voer/BR.
  • Bekatul.
  • Dedak.
  • Jagung Giling.
  • Dan Beras / Beras Merah.

Untuk membuat pertumbuhan ayam ini semakin bagus, maka kamu dapat membuat pakan tambahan yang mengandung protein tinggi.

Kamu dapat memberikan makanan tambahan berupa sayuran seperti:

makanan tambahan
  • Sawi
  • Kubis
  • Enceng Gondok
  • Dan Kembang Kol

Selain dikela dengan pemeliharaannya yang mudah, ayam ini juga cepat dalam beradaptasi pada lingkungan baru.

Bahkan dapat beradaptasi diberbagai wilayah, dengan cuaca panas sekalipun, seperti Qatar, dan Uni Emirates Arab.

Reproduksi

Ayam ini memasuki masa reproduksi ketika menginjak usia sekitar 8 bulanan, ayam betina dapat bertelur ketika berusia 8 bulan.

Apabila di erami oleh indukan ayam maka ayam ini dapat bertelur hingga 15-18 butir telur dalam sekali masa bertelur.

Namun kamu juga dapat membantu proses pengeraman menggunakan mesin penetas.

Biasanya telur ayam brahma yang ditetaskan menggunakan mesin penetas, produktivitas telur yang dihasilkan lebih tinggi, sekitar 40-60 butir telur per masa bertelur.

Harga Ayam Brahma

anakan ayam brahma

Lalu berapa harga ayam brahma?

Memang, hingga saat ini jenis ayam brahma masih jarang di Indonesia, namun jenis ayam hias yang satu ini banyak diminati oleh para pecinta ayam hias di Indonesia.

Meskipun harga yang ditawarkan untuk ayam ini cukup tinggi, namun hal ini tidak menyurutkan para penghobi ayam untuk memeliharanya.

Untuk budidaya ayam ini sendiri juga masih cukup langka, maka dari itu beternak ayam brahma bisa menjadi sebuah lahan bisnis yang menguntungkan.

Daftar Harga Ayama Brahma Terbaru 2020

Brahma Usia 1 BulanRp 800.000,- per Pasang
Brahma Usia 2 BulanRp 1.200.000,- per Pasang
Brahma Usia 3 BulaRp 2.000.000,- per Pasang
Brahma Usia 4 BulanRp 2.400.000,- per Pasang
Brahma Usia IndukanRp 4.000.000,- per Pasang

Itulah pembahasan seputar si ayam besar Brahma yang terkenal akan tubuhnya yang bongsor dan berat.

Semoga Bermanfaat.

Tinggalkan komentar