Seputar Burung Parkit 

Seputar Burung Parkit – Ketika kamu memiliki sebuah hewan peliharaan, pasti kalian akan bertanya-tanya, mulai dari cara merawat, memberi makanan, cara berbudidaya, dan cara – cara lainnya.

Nah, pada kesempatan kali ini Satria Hewan akan membagikan seputar tanya jawab tentang hewan peliharaan burung, khususnya untuk parkit.

Kamu sudah tahukan kalau parkit sendiri memiliki berbagai macam jenis?

Jika kamu merasa belum mengetahuinya coba deh kamu klik tautan ini untuk mengetahui jenis-jenis burung parkit.

Seputar pertanyaan dan jawaban tentang parkit ini saya dapatkan dengan meriset lapangan dan jawabannya di jawab oleh para master burung parkit di indonesia.

Apa sajakah itu ?

burung parkit

1. Jenis Burung Parkit

Ada Berapa Macam sih Jenis Parkit yang Bisa Dipelihara?

Jenis parkit yang bisa dipelihara menurut organisasi internasional (WBO) hanya ada 2 saja,

Yaitu burung parkit jenis Show Type Budgie: Jenis parkit yang memiliki tubuh besar seperti Parkit Holland, Parkit Australia.

Pet Type Budgie: Jenis parkit dengan tubuh yang kecil seperti parkit lokal indonesia.  

2. Cara Membedakan Kelamin Burung Parkit

Bagaimana Cara Membedakan Jenis Kelamin Parkit Jantan dan Betina?

Untuk membedakan jenis kelamin burung parkit kamu bisa melihat warna cere pada hidung burung.

Untuk parkit jantan yang masih muda warna cere nya berwarna pink bening atau ungu.

Pada saat dewasa warna cerenya akan berganti menjadi warna yang lebih gelap dan lebih pekat kebiruan.

Warna biru pada cere parkit akan lebih terlihat ketika dalam kondisi siap breeding.

Sedangkan untuk parkit betina pada saat masih muda memiliki warna cere putih kotor kebiruan, atau berwarna biru terang agak keruh kecoklatan.

Pada sekitar lubang hidung burung, ada warna agak putih memudar kebiruan.

Ketika waktu nya siap untuk di breeding, cere pada parkit betina akan berwarna coklat.  

Gimana masih kurang jelas? Coba deh kalian mampir ke artikel satria hewan yang satu ini, dijamin 100% bisa membedakan jenis kelamin burung parkit jantan dan betina.

Makanan burung parkit

3. Makanan Tambahan Burung Parkit

Apa Saja Makanan Tambahan untuk Gizi Burung Parkit?

Untuk jenis makanan extra yang baik untuk di berikan ke burung parkit diantaranya ada : Jagung, Kangkung, Tauge, Brokoli, Egg Food, Buah-Buahan seperti buah apel, atau pear.

Apa itu Egg Food ? Egg food sendiri berguna untuk menambah protein pada burung

Makanan extra fooding ini juga bisa di berikan untuk burung lovebird. Jika kamu memiliki burung lovebird.

4. Biji-Bijian Untuk Burung Parkit

Untuk Jenis Makanan Biji-Bijian, Burung Parkit Menyukai Apa Saja?

Makanan biji-bijian yang baik untuk burung parkit ada banyak, kamu bisa memilih diantara pilihan berikut untuk makanan burung parkit :

  • Millet Putih
  • Millet Merah
  • Jewawut / Otek
  • Canary Seed
  • Haver Seed

Dan masih banyak lagi. Namun biasanya parkit lebih prefer pada biji-bijian tersebut.

millet putih dan millet merah

 

5. Fungsi Tulang Sotong

Apa Fungsi Tulang Sotong Untuk Burung Parkit?

Tulang sotong berfungsi untuk sumber mineral alami yang diperlukan burung parkit.

Selain itu tulang sotong juga berfungsi untuk mengasah paruh parkit agar tidak tumbuh memanjang.

Karena paruh parkit mirip seperti kuku manusia yang terus memanjang, kalau pada manusia caranya kuku dipotong.

Kalau pada paruh parkit caranya adalah dengan menggigit benda di sekitarnya.

Selain tulang sotong kamu bisa menggantinya dengan kayu, atau batu bata serta pasir pantai.

6. Obat Parkit Mencret

Bagaimana Cara Mengobati Parkit yang Mencret?

Jika parkit terserang diare/mencret, yang harus dilakukan pertama kali adalah memisahkan burung parkit yang sedang sakit dengan parkit yang lainnya.

Pertolongan pertama yaitu dengan memberikan obat alami dengan memberikan daun jambu biji muda, atau daun pete cina tentunya di cincang halus ya dan jika parkit sudah tidak mau makan bisa kamu suapi.

Untuk jenis obat kimia yang bisa digunakan adalah obat diapet yang dicampur kedalam air minumnya.

7. Obat Parkit Kutuan

Bagaimana Cara Mengobati Parkit Kutuan ?

Mengalami Kutuan akan sangat mengganggu aktifitas burung, karena ia akan sibuk menggaruk badannya.

Cara alami untuk mengatasi ini adalah memandikan dengan air rebusan daun sirih.

Dengan melakukan terapi daun sirih minimal 3 hari berturut-turut, kutu pada burung parkit akan perlahan hilang.

Atau kamu bisa menggunakan obat khusus burung yang mengobati penyakit kutu, biasanya sudah ada di gerai-gerai yang menjual burung dan makanan burung.

penyakit burung parkit

8. Cara Mengatasi Jamur Pada Parkit

Bagaimana Cara Mengatasi Jamur di Kaki dan di Muka pada Burung Parkit ?

Jamur pada burung parkit juga bisa menyebabkan penyakit yang serius jika tidak di tangani secara langsung.

Untuk menangani penyakit ini kamu bisa menggunakan minyak sayur pada kaki atau muka burung yang berjamur.

Lakukan setiap hari hingga kerak pada kaki atau muka menghilang, jika kamu melakukannya dengan rutin dan telaten maka dalam 3 hari kerak atau jamur akan mulai rontok.

Atau kalau kamu tidak punya minya sayur alternatif lainnya adalah minyak tawon atau minyak bubut.

9. Cara Membedakaan Parkit Muda & Dewasa

Bagaimana Membedakan Umur Parkit Anakan dan Parkit Dewasa ?

Untuk membedakan parkit muda dan parkit dewasa bisa dengan cara melihat di iris matanya ( cincin putih mata) semakin putih irisnya berarti usianya sudah dewasa.

Tetapi ini tidak berlaku untuk jenis mutasi Recessive piied dan dark eyed clear, karena sampai tua dan menutup matanya, matanya tidak akan ada putihnya (full dark).

Kamu juga bisa melihat dari bulu garis-garis pada bagian kepala, untuk parkit muda biasanya garis terlihat jelas, setelah proses mabung pertama baru garis-garis pada bulu tersebut akan hilang menjadi polos.

10. Umur Parkit Bereproduksi

Pada Umur Berapa Parkit Siap Bereproduksi ?

Parkit akan mulai matang kelaminnya pada umur 5 bulan setelah masa mabung pertama. Parkit biasanya akan mengalami mabung pada umur 4 bulanan.

Namun indukan parkit yang baik untuk berternak adalah ketika menginjak umur sembilan bulan hingga satu tahun.

jenis burung parkit

11. Cara Ternak Burung Parkit

Lebih Bagus Ternak dengan Sistem Koloni atau Baterai ?

Semuanya merupakan teknik ternak yang bagus, karena ternak yang bagus itu tidak hanya dipengaruhi oleh kandang ataupun teknis saja.

Namun kondisi burung parkit yang sehat dan mau berkembang biak adalah kunci utama sukses nya ternak burung parkit.

12. Parkit Tidak Mau Bertelur

Kenapa Parkit Tidak Mau Bertelur Padahal Sudah Lama di Pelihara ?

Coba perhatikan terlebih dahulu tingkah laku parkit nya, jika parkit sudah melalui tahapan berikut, parkit pasti akan bertelur, berikut tahapan – tahapan yang dilalui sebelum parkit dewasa bertelur:

  • Penjodohan parkit harus jelas jantan dan betina dan sudah memiliki usia yang matang, biasanya kalau sudah saling meloloh antara satu sama lain, parkit bisa dikatakan berjodoh.
  • Keluar masuk Glodog merupakan ciri parkit yang sudah berjodoh, karena parkit yang dalam kondisi siap breeding maka akan mencari glodog yang nyaman untuk bersarang.
  • Jika parkit mendapati glodog nyaman dan betina sudah siap bertelur di tandai dengan daerah perut bawah yang membesar, maka biasanya dimulailah fase reproduksi.
  • Setelah fase reproduksi biasanya selang beberapa hari si parkit betina akan bertelur dan sering berada di dalam glodog. Biasanya sebelum bertelur parkit betina akan bertingkah keluar masuk glodog.

Nah coba amati parkit masing-masing, kira – kira adakah ciri di atas ?

13. Glodok Burung Parkit

Apa Glodog Untuk Parkit Perlu di Beri Alas ?

Pada umumnya dasar glodog tidak harus diberikan alas, Ini tergantung karakter parkit, biasanya ada yang suka diberi alas, ada pula yang tidak suka.

Kalaupun ingin di kasih alas pada glodognya maka kasihlah serutan kayu yang halus atau bisa menggunakan serutan kayu yang biasa digunakan untuk hamster.

14. Ukuran Glodog Parkit

Apa Ukuran Glodog Berpengaruh Pada Pertumbuhan Anakan Parkit ?

Tepat sekali, ukuran glodog juga mempengaruhi pertumbuhan anakan, karena glodog yang sempit membuat indukan kurang nyaman dan leluasa dalam merawat anakannya ketika anakan menetas.

Jadi ini membuat piyik atau anakan parkit rawan terinjak sehingga mengakibatkan kematian ataupun cacat kaki mengangkang (Splayed Leg).

15. Umur Anakan Parkit Keluar Glodog

Pada Umur Berapa Parkit Anakan Mulai Keluar Glodog dan Mampu Makan Sendiri ?

Untuk anakan akan mulai muncul keluar dari glodog rata – rata pada usia 4-5 minggu, di waktu ini pula parkit anakan akan belajar memakan makananannya sendiri.

Setelah anakan bisa makan sendiri tidak lama lagi indukan akan bertelur kembali.

Ada pula kejadian dimana anakan masih dalam masa ingkubasi dalam glodog namun indukan sudah bertelur kembali.

Jika ini terjadi sebaiknya anakan langsung dipisahkan saja, jika tidak terkadang akan di bantai oleh induknya.

Disebabkan karena glodog akan dipakai lagi untuk mengerami telur baru.

16. Agar Burung Parkit Jinak

Bagaimana sih Agar Parkit Menjadi Jinak?

Menjinakan burung parkit itu akan mudah jika kamu merawatnya dari anakan yang berusia sekitar 3 minggu.

Kamu bisa melatihnya dengan cara meloloh dengan alat spet, kemudian mencoba mengenalkan dirimu dengan si parkit.

Kamu bisa menggunakan peluit untuk mengundang parkit, karena parkit adalah salah satu binatang cerdas.

Maka ia mampu merekam kejadian yang di hadapinya.

Untuk parkit dewasa bisa juga untuk dijinakan namun membutuhkan usaha yang ekstra. Karena ketika parkit sudah dewasa ia akan memiliki karakter tetap dan susah untuk di rubah.

Nah itulah Pertanyaan – Pertanyaan umum yang biasa di tanyakan oleh para pemula dan pecinta parkit.

Semoga dengan dibuat artikel, jawaban dari pertanyaan tersebut bisa memberikan solusi untuk para pecinta hewan khususnya parkit.

Jika dirasa artikel berikut bermanfaat jangan lupa di share ya. !!

Terima Kasih

Pencarian Aritkel Terkait :

  • Jenis Parkit
  • Jenis Jenis Parkit
  • Jenis Jenis Parkit
  • Parkit Australia
  • Parkit Australia
  • Makanan Parkit
  • Penyakit Parkit

Kategori Burung

Tinggalkan komentar